Dosen dan Mahasiswa Farmasi Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Bahaya Kosmetik Bermerkuri kepada Masyarakat

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 17:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Serdang Bedagai, Langkatoday.com – Dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia Medan, menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan yang mengusung tema “Penyuluhan Farmasi tentang Dampak Penggunaan Kosmetik yang Mengandung Merkuri bagi Kesehatan Masyarakat” tersebut dilaksanakan di Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Selasa (28/4).

Tim pengabdian dipimpin oleh apt. Sry Ulina Karo-Karo, M.Farm., bersama apt. Nabila, M.Farm., dan apt. Ervina Syahfitri Lubis, M.Farm. Penyuluhan diikuti masyarakat setempat, khususnya ibu rumah tangga dan kaum perempuan yang menjadi sasaran utama edukasi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri. Tim menjelaskan bahwa merkuri kerap disalahgunakan sebagai bahan pemutih kulit karena mampu memberikan hasil instan, meskipun penggunaannya sangat berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga:  Konten Judi Online Muncul di Domain UNIMED, Keamanan Digital Kampus Dipertanyakan

Para pemateri menjelaskan, penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari iritasi kulit, hiperpigmentasi, kerusakan organ tubuh, hingga meningkatkan risiko kanker apabila digunakan dalam jangka panjang.

Selain menyampaikan materi, tim juga mengedukasi masyarakat tentang cara memilih kosmetik yang aman dengan memperhatikan nomor notifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), membaca komposisi bahan, serta mengenali ciri-ciri kosmetik ilegal yang berpotensi mengandung zat berbahaya.

Peserta juga diajak mempraktikkan cara membedakan produk kosmetik yang aman dengan produk yang diduga mengandung merkuri. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Banyak peserta mengaku baru memahami risiko penggunaan kosmetik bermerkuri, bahkan beberapa di antaranya mengaku pernah menggunakan produk pemutih instan tanpa mengetahui kandungannya.

Baca Juga:  Tim Dosen Farmasi UMN Al-Washliyah Edukasi Deteksi Dini dan Pencegahan ISPA di Puskesmas Teladan Medan

Tim pengabdian berharap kegiatan edukasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih cermat dalam memilih produk kosmetik serta tidak mudah tergiur dengan hasil instan yang justru dapat membahayakan kesehatan.

Pada akhir kegiatan, pemateri kembali mengingatkan pentingnya menggunakan kosmetik yang telah memiliki izin edar resmi dari BPOM.

“Kosmetik yang mengandung merkuri bukan hanya merusak kulit, tetapi juga dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan hingga kanker,” pesan pemateri kepada peserta.

Institut Kesehatan Helvetia Medan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah desa serta seluruh masyarakat Desa Pematang Tatal yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta
Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi
MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan
Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan
Tiorita Ajak ASN Langkat Rutin Donor Darah: Sehat untuk Diri, Bermanfaat bagi Sesama
Menkes: Jika MBG Berhasil, Banyak Masalah Kesehatan Bisa Diselesaikan
RCW Desak Aparat Usut Dugaan Penyusutan Lahan Hibah Negara Universitas Amir Hamzah
Ahli Waris Tengku Amir Hamzah Desak Transparansi Yayasan Universitas Amir Hamzah di Tengah Polemik Lahan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:25 WIB

MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Tiorita Ajak ASN Langkat Rutin Donor Darah: Sehat untuk Diri, Bermanfaat bagi Sesama

Berita Terbaru