Konten Judi Online Muncul di Domain UNIMED, Keamanan Digital Kampus Dipertanyakan

- Kontributor

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Situs resmi Universitas Negeri Medan (UNIMED) diduga mengalami peretasan setelah tautan dan deskripsi bermuatan promosi judi online muncul di hasil pencarian internet. Alih-alih menampilkan informasi akademik, domain resmi kampus tersebut justru terindeks dengan narasi yang tidak relevan dan dinilai mencederai reputasi institusi pendidikan negeri.

Temuan ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak menilai insiden tersebut sebagai indikasi lemahnya pengawasan dan sistem keamanan digital kampus. Padahal, website resmi merupakan wajah institusi yang semestinya dikelola dengan standar keamanan tinggi dan pemantauan berkala.

Berdasarkan penelusuran, domain resmi UNIMED yang seharusnya memuat informasi akademik dan layanan publik justru tersusupi konten promosi perjudian daring. Kondisi tersebut menimbulkan kegaduhan di ruang publik serta kekhawatiran serius terkait keamanan infrastruktur digital kampus.

Tampilan layar pencarian situs portal unimed yang memunculkan laman deskripsi judi online, Rabu (18/2) Foto: Langkatoday.com

Isu ini juga memunculkan kekhawatiran terhadap potensi kebocoran data, mengingat UNIMED menaungi puluhan ribu mahasiswa dengan data pribadi yang tersimpan dalam sistem digital kampus.

Baca Juga:  BPK Soroti Sejumlah Persoalan Kredit di PT Bank Sumut, Nilainya Capai Puluhan Miliar Rupiah

Menanggapi dugaan tersebut, Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda HMI Cabang Medan, Farhan Abror, menyampaikan sikap tegas. Ia menilai insiden ini bukan persoalan sepele.

“Website kampus adalah representasi marwah institusi pendidikan. Jika benar terindikasi adanya konten judi online yang terindeks, maka ini menunjukkan adanya celah serius dalam sistem pengamanan digital. Rektorat harus segera melakukan audit forensik IT secara menyeluruh serta menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik,” ujar Farhan.

Farhan juga menyoroti aspek perlindungan data mahasiswa yang dinilainya tidak boleh diabaikan. Menurutnya, keamanan data pribadi merupakan amanah publik yang wajib dijaga secara serius oleh institusi pendidikan negeri.

“UNIMED menaungi puluhan ribu mahasiswa. Keamanan data pribadi tidak boleh berada dalam situasi rentan. Jika terjadi kelalaian dalam pengelolaan sistem, maka itu mencerminkan ketidakseriusan dalam menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Baca Juga:  Video Viral Sarang Lebah di Monumen Tugu Amir Hamzah Stabat

Lebih lanjut, Farhan mendesak pihak rektorat untuk mengambil langkah konkret dan transparan. Ia meminta pembentukan tim independen guna melakukan audit keamanan digital, menutup seluruh celah sistem, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Jangan sampai persoalan ini dianggap biasa. Ini menyangkut nama baik lembaga dan kepercayaan masyarakat luas,” pungkasnya.

HMI Cabang Medan menilai, jika benar terdapat kelalaian dalam pengelolaan sistem teknologi informasi, maka hal tersebut merupakan persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele. Selain berpotensi merusak kepercayaan publik, insiden ini juga dinilai mencoreng nama baik UNIMED sebagai institusi pendidikan milik pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak rektorat UNIMED terkait dugaan peretasan tersebut. Publik menunggu klarifikasi serta langkah konkret guna memastikan keamanan sistem dan perlindungan data tetap terjaga.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:59 WIB

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Berita Terbaru