Ahli Waris Tengku Amir Hamzah Desak Transparansi Yayasan Universitas Amir Hamzah di Tengah Polemik Lahan

- Pewarta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Polemik yang berkembang terkait Universitas Amir Hamzah (UNHAM) kembali mendapat perhatian publik. Kali ini, klarifikasi datang dari Fizar Taus Mirza, yang mengaku sebagai cicit Pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah.

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya yang dilihat Langkatoday.com Selasa (4/8), Fizar menyampaikan pernyataan resmi sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik leluhurnya.

Unggahan tersebut turut menyertakan pemberitaan mengenai dugaan penyusutan lahan Universitas Amir Hamzah serta tanggapan Raja Urung Senembah, Wan Chaidir Baros.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Fizar menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam kepengurusan maupun pengambilan keputusan di Yayasan Universitas Amir Hamzah.

Ia menjelaskan, satu-satunya anggota keluarga yang pernah menjadi bagian dari yayasan hanyalah almarhum neneknya yang merupakan putri kandung Tengku Amir Hamzah dan tercatat sebagai salah seorang pendiri yayasan.

“Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah terlibat dalam kepengurusan maupun pengambilan keputusan di Yayasan Universitas Tengku Amir Hamzah. Segala kebijakan dan tindakan yang dilakukan oleh yayasan merupakan tanggung jawab para pengurusnya, bukan tanggung jawab saya sebagai ahli waris,” tulis Fizar dalam pernyataan klarifikasinya.

Baca Juga:  Reskrim Polres Padang Lawas Tangkap Pembobol Grosir di Pekanbaru

Fizar juga mengakui bahwa masyarakat kerap mengaitkan keluarga besar Tengku Amir Hamzah dengan pengelolaan universitas karena nama pahlawan nasional tersebut digunakan sebagai identitas perguruan tinggi.

Namun, ia menegaskan bahwa keluarga tidak berada dalam struktur organisasi yayasan maupun memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan lembaga tersebut.

“Untuk menghindari kesalahpahaman, kami perlu menegaskan bahwa kami tidak berada dalam struktur pengurus yayasan dan tidak ikut menentukan kebijakan yayasan,” lanjutnya.

Minta Pengelolaan Yayasan Lebih Terbuk

Dalam klarifikasi itu, Fizar juga berharap Yayasan Universitas Amir Hamzah dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pengelolaan universitas, termasuk aset-aset yang menjadi perhatian publik belakangan ini.

Menurutnya, keterbukaan merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat sekaligus penghormatan terhadap nama besar Tengku Amir Hamzah yang digunakan oleh institusi pendidikan tersebut.

Baca Juga:  Sidang Kasus Jual Beli Aset PTPN–Ciputraland di PN Medan, Nama Eks Kakanwil BPN Sumut Disebut

“Sebagai ahli waris, kami juga berharap Yayasan Universitas Tengku Amir Hamzah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pengelolaan universitas dan aset-asetnya. Keterbukaan merupakan bagian dari akuntabilitas kepada masyarakat serta bentuk penghormatan terhadap nama besar Tengku Amir Hamzah yang digunakan oleh lembaga pendidikan tersebut,” tulisnya.

Ia berharap Universitas Amir Hamzah dapat terus dikelola secara profesional, transparan, dan tetap berpegang pada cita-cita luhur pendidikan.

“Harapan kami sederhana, semoga Universitas Tengku Amir Hamzah dapat dikelola secara profesional, transparan, dan tetap berpegang pada cita-cita luhur pendidikan serta menjaga kehormatan nama Tengku Amir Hamzah.”

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya sorotan publik terkait dugaan penyusutan luas lahan Universitas Amir Hamzah yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial maupun sejumlah pemberitaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Yayasan Universitas Amir Hamzah terkait klarifikasi yang disampaikan ahli waris tersebut maupun isu yang berkembang mengenai pengelolaan aset universitas.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Ada Apa dengan Polres Langkat? Sudah Jadi Tersangka Sejak Mei, Kasus KDRT Masih Berkutat di P-19
KPK Kejar Jejak Proyek Ondim, 16 Pihak Swasta Dipanggil Bersamaan
Eks HGU Jadi Persoalan Rumit, BPN Sumut Libatkan Guru Besar USU Cari Jalan Keluar
Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Nama Eks Kadis PUTR Langkat Muncul Lagi, KPK Periksa Khairul Azmi dalam Kasus Ondim
Bebas Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Remisi dan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Ada Apa dengan Polres Langkat? Sudah Jadi Tersangka Sejak Mei, Kasus KDRT Masih Berkutat di P-19

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIB

KPK Kejar Jejak Proyek Ondim, 16 Pihak Swasta Dipanggil Bersamaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Eks HGU Jadi Persoalan Rumit, BPN Sumut Libatkan Guru Besar USU Cari Jalan Keluar

Terbaru