Top 3 Reksadana Saham dengan Return Tertinggi Setahun

- Pewarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Reksadana saham menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik bagi investor yang memiliki tujuan pertumbuhan aset dalam jangka panjang. Dibandingkan jenis reksadana lainnya, instrumen ini memiliki potensi return yang lebih tinggi karena sebagian besar dana ditempatkan pada saham perusahaan yang tercatat di pasar modal. Namun, potensi keuntungan yang lebih besar juga disertai dengan tingkat fluktuasi yang lebih tinggi, sehingga investor perlu memahami profil risiko sebelum memilih produk.

Sebelum menentukan pilihan investasi, penting untuk membandingkan berbagai produk berdasarkan kinerja historis, strategi investasi, biaya pengelolaan, serta karakteristik masing-masing reksadana. Sebagai referensi, Anda dapat melihat berbagai pilihan produk, termasuk reksadana saham di Makmur.id, yang menyediakan informasi mengenai performa, dana kelolaan, biaya, hingga detail produk.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pilihan produk reksadana saham dan memulai investasi, Anda dapat mengakses link ini dan menemukan informasi lengkap mengenai layanan investasi yang tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data per 28 Juli 2026, berikut tiga reksadana saham dengan return tertinggi dalam periode satu tahun terakhir yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor.

1. Sucorinvest Maxi Fund

Sucorinvest Maxi Fund menempati posisi pertama dengan return sebesar 48,11% dalam satu tahun terakhir hingga 28 Juli 2026. Kinerja tersebut menjadikannya salah satu produk reksadana saham dengan pertumbuhan tertinggi pada periode tersebut.

Produk ini memiliki dana kelolaan (Asset Under Management atau AUM) sebesar Rp1,07 triliun dengan expense ratio sebesar 4,43%. Sementara itu, minimum investasi awal yang diperlukan adalah Rp100.000, sehingga tetap dapat diakses oleh investor yang ingin mulai berinvestasi pada instrumen berbasis saham.

Sebagai reksadana saham, produk ini memiliki eksposur terhadap saham-saham yang berpotensi memberikan pertumbuhan tinggi. Namun, investor perlu memahami bahwa potensi return yang besar juga dapat diikuti oleh volatilitas pasar yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Sucorinvest Maxi Fund lebih sesuai bagi investor yang memiliki toleransi risiko tinggi dan tujuan investasi jangka panjang.

Baca Juga:  PT Rapala Group Siapkan Rp1 Miliar Bangun Jembatan di Langkat, Tiorita Dorong Investasi Berujung Manfaat

2. Sucorinvest Sustainability Equity Fund

Posisi kedua ditempati oleh Sucorinvest Sustainability Equity Fund dengan return sebesar 9,99% dalam satu tahun terakhir. Produk ini memiliki dana kelolaan sebesar Rp28,50 miliar dengan expense ratio sebesar 3,45%. Minimum investasi awal yang diperlukan juga sebesar Rp100.000, sehingga cukup mudah dijangkau oleh investor yang ingin mulai membangun portofolio reksadana saham.

Salah satu karakteristik utama produk ini adalah fokus investasi pada saham perusahaan yang menerapkan prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Pendekatan tersebut memberikan alternatif bagi investor yang tidak hanya mempertimbangkan potensi keuntungan, tetapi juga memperhatikan aspek tata kelola, sosial, dan lingkungan dalam aktivitas investasi.

Dengan strategi tersebut, Sucorinvest Sustainability Equity Fund dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin mengombinasikan tujuan pertumbuhan aset dengan nilai investasi berkelanjutan.

3. Sucorinvest Sharia Equity Fund

Sucorinvest Sharia Equity Fund berada di posisi ketiga dengan return sebesar 9,54% dalam satu tahun terakhir. Produk ini memiliki dana kelolaan sebesar Rp877,02 miliar, dengan expense ratio sebesar 4,24% dan minimum investasi awal sebesar Rp100.000.

Keunggulan utama produk ini adalah penerapan prinsip syariah dalam pengelolaan investasinya. Dana investor akan ditempatkan pada saham-saham yang telah memenuhi kriteria syariah berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap pasar saham sekaligus mempertimbangkan aspek kepatuhan syariah, produk ini dapat menjadi salah satu alternatif yang menarik. Namun, seperti reksadana saham lainnya, investor tetap perlu memperhatikan potensi fluktuasi harga saham dalam jangka pendek.

Perbandingan Ketiga Produk Reksadana Saham

Ketiga produk reksadana saham tersebut memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda. Sucorinvest Maxi Fund menawarkan return tertinggi dengan kenaikan sebesar 48,11%, tetapi memiliki tingkat risiko yang perlu diperhatikan karena investasi saham sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar. Produk ini lebih cocok bagi investor yang siap menghadapi perubahan nilai investasi untuk memperoleh peluang pertumbuhan yang lebih besar.

Baca Juga:  BPK Temukan Kejanggalan di PT Pelindo, Biaya Jasa Pelabuhan Terancam Membengkak

Sementara itu, Sucorinvest Sustainability Equity Fund menawarkan pendekatan investasi berbasis keberlanjutan dengan return sebesar 9,99%. Adapun Sucorinvest Sharia Equity Fund menjadi pilihan bagi investor yang mengutamakan prinsip syariah dengan return sebesar 9,54%.

Selain melihat return, investor juga perlu mempertimbangkan faktor lain seperti expense ratio, jumlah dana kelolaan, strategi investasi, serta kesesuaian produk dengan tujuan finansial.

Pentingnya Memilih Reksadana Sesuai Kebutuhan

Memilih reksadana saham tidak hanya berdasarkan produk dengan return tertinggi. Setiap investor memiliki tujuan keuangan dan tingkat toleransi risiko yang berbeda sehingga produk yang sesuai juga dapat berbeda.

Produk dengan return tinggi seperti Sucorinvest Maxi Fund memang menawarkan peluang pertumbuhan yang menarik, tetapi investor perlu memahami bahwa nilai investasi dapat mengalami penurunan ketika kondisi pasar saham mengalami tekanan.

Selain itu, biaya pengelolaan juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Expense ratio dapat memengaruhi hasil bersih investasi dalam jangka panjang, sehingga investor perlu mempertimbangkan keseimbangan antara biaya, kinerja, dan strategi pengelolaan dana.

Ayo Mulai Investasi Reksadana Saham di Makmur.id

Jika Anda ingin mulai berinvestasi reksadana saham, penting untuk memilih platform yang menyediakan informasi lengkap dan mudah dipahami. Melalui Makmur.id, Anda dapat mempelajari berbagai pilihan produk reksadana, membandingkan kinerja historis, serta menyesuaikan pilihan investasi dengan profil risiko dan tujuan keuangan.

Dengan akses yang praktis dan informasi yang transparan, proses investasi dapat dilakukan secara lebih terencana. Anda dapat memulai dengan nominal yang sesuai kemampuan sekaligus memahami karakteristik investasi sebelum meningkatkan portofolio secara bertahap.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daya Daihatsu Langkat Gelar Showroom Event 17 Oktober, Ada Promo Khusus PNS dan Guru
PT Rapala Group Siapkan Rp1 Miliar Bangun Jembatan di Langkat, Tiorita Dorong Investasi Berujung Manfaat
Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN
Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 Triliun ke InfraNexia
Tiorita Tegaskan 509 Sumur Minyak Langkat Harus Legal, Aman dan Beri Manfaat bagi Masyarakat
Plt Bupati Tiorita Minta BUMD Langkat Tancap Gas Kelola Potensi Sumur Minyak Tua
Dari Kriyanusa 2026, Tiorita Dorong Produk Lokal Langkat Tembus Pasar Lebih Luas
Promo Super Deal Daihatsu, DP Mulai Rp5 Jutaan, Cocok untuk Keluarga dan Usaha

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Daya Daihatsu Langkat Gelar Showroom Event 17 Oktober, Ada Promo Khusus PNS dan Guru

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:17 WIB

PT Rapala Group Siapkan Rp1 Miliar Bangun Jembatan di Langkat, Tiorita Dorong Investasi Berujung Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 Triliun ke InfraNexia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Tiorita Tegaskan 509 Sumur Minyak Langkat Harus Legal, Aman dan Beri Manfaat bagi Masyarakat

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB