MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan

- Pewarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Karo, Langkatoday.com – Sebanyak 265 pelajar dari tiga sekolah tingkat SMA/SMK di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8).

Selain tiga sekolah tersebut, dua sekolah tingkat SMP juga dilaporkan mengalami kejadian serupa.

Kelima sekolah diketahui menerima makanan MBG dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur yang disebut berada di bawah pengelolaan Kodim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV, Zulkarnain Barus, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut, dari tiga sekolah SMA/SMK, jumlah pelajar yang mengalami gejala mencapai 265 orang.

“SMAN 1 Berastagi, SMK Swasta Bersama, SMA Swasta Bersama,” ujar Zulkarnain.

Rinciannya, 202 pelajar SMAN 1 Berastagi, kemudian 25 pelajar SMA Swasta Bersama, dan 38 pelajar SMK Swasta Bersama.

Dengan demikian, total sementara pelajar SMA/SMK yang mengalami gejala mencapai 265 orang.

Diduga Setelah Menyantap Gulai Ikan

Zulkarnain menjelaskan, makanan MBG yang dibagikan kepada para pelajar pada Kamis siang terdiri dari sayur kol, wortel dan gulai ikan dencis.

Berdasarkan keterangan awal yang diterima, dugaan sementara mengarah pada menu ikan dencis. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Dosen Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Warga Langkat Manfaatkan Teknologi Digital untuk Akses Layanan Kesehatan

“Menu tadi sayur kol, wortel dan ikan dencis gulai. Diperkirakan sementara dari ikan dencis, itu perkiraan dari siswa,” jelasnya.

Para pelajar dilaporkan mulai mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan tersebut. Keluhan awal berupa rasa gatal pada mulut dan sensasi getir.

Selanjutnya, sejumlah siswa mengalami gatal pada kulit hingga sesak napas.

“Gejala awal langsung mulutnya gatal-gatal, getir, kemudian ada yang kulitnya gatal dan sesak,” katanya.

Dua Sekolah SMP Juga Terdampak

Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di dua sekolah tingkat SMP, yakni SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama.

Menurut Zulkarnain, kedua sekolah tersebut mendapatkan makanan dari dapur MBG yang sama.

“SMP pun ada karena dapurnya sama, punya Kodim. Tapi data siswanya belum bisa kami dapat,” ujarnya.

Dengan demikian, sedikitnya lima sekolah di Kabupaten Karo dilaporkan terdampak dugaan kejadian keracunan setelah menyantap MBG.

Pelajar Dilarikan ke Empat Rumah Sakit

Ratusan pelajar yang mengalami gejala kemudian mendapatkan penanganan medis dan disebar ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  Kepala BGN Dadan Hindayana Bangga, 60 Persen Pegawai SPPG Bisa Beli Motor Berkat MBG

Zulkarnain menyebut para pelajar dibawa ke empat rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.

“Kalau kondisi sebenarnya stabil semua di rumah sakit. Cuma karena panik saja tadi di awal,” katanya.

Meski demikian, sejumlah pelajar dilaporkan mengalami kondisi lebih berat berupa sesak napas sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut, Agung Kurniawan, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

Agung bahkan sedang dalam perjalanan dari Medan menuju Kabupaten Karo untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Informasinya seperti itu, tapi kami sedang menuju ke sana untuk mengecek keadaan sebenarnya,” ujar Agung.

Ia belum dapat memastikan jumlah korban maupun penyebab kejadian. Menurutnya, data harus terlebih dahulu diverifikasi berdasarkan jumlah pelajar yang mendapatkan penanganan di rumah sakit maupun puskesmas.

“Nanti kalau sudah ada data riil, harus kita lihat jumlahnya di rumah sakit atau puskesmas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti dugaan keracunan dan hasil pemeriksaan terhadap makanan MBG tersebut masih menunggu proses pemeriksaan serta pendataan dari pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:56 WIB

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB