Guna Mencegah Terjadinya Kebakaran, IKH Medan Sosialisasi Penggunaan APAR di TK Ikal Bulog

- Pewarta

Selasa, 13 Agustus 2024 - 08:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN (Langkatoday) – Dalam rangka mengantisipasi kebakaran secara dini, Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan laksanakan program pengabdian masyarakat terkait penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di TK Ikal Bulog Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Jumat (12/08).

Kegiatan yang berjudul “Sosialisasi Pengunaan APAR Untuk Pencegahan Kebakaran di TK Ikal Bulog” tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada pekerja, khususnya guru dalam mencegah terjadi kebakaran di sekolah.

Program ini berfokus pada sosialisasi penggunaan APAR dengan baik dan benar sehingga guru akan dapat mengatasi pencegahan kebakaran di sekolah TK Ikal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran kota Medan, pada tahun 2016-2021 terdapat 1.372 kasus kejadian kebakaran dikota Medan. Dimana pada tahun 2016 terdapat 246 kasus kebakaran, tahun 2017 kasus kebakaran menurun menjadi 201 kasus kebakaran, tahun 2018 terdapat 2016 kasus kebakaran, tahun 2019 terdapat 275 kebakaran, tahun 2020 ada 2027 kasus dan kasus kebakaran pada tahun 2021 menurun menjadi 207 kasus.

Baca Juga:  Tak Lagi Kaku dan Menyeramkan, Wajah Baru Polda Sumut Kini Lebih Bersahabat

Sedangkan pada tahun 2022, berdasarkan data dari DP2K Kota Medan jumlah kasus kebakaran di Kota Medan sejak Januari terdapat 17 kasus, Februari 25 kasus, Maret 27 kasus, April 24 kasus, Mei 27 kasus, Juni 25 kasus, Juli 13 kasus dan Agustus 8 kasus, sehingga sejumlah keseluruhan sebanyak 166 kasus.

Mengacu pada kasus-kasus kebakaran tersebut, maka itu perlu sosialisasi upaya pencegahan kebakaran di sekolah khususnya di TK Ikal Bulog yang ditujukan kepada karyawan dan guru di sekolah tersebut.

Sosialisasi guru dan karyawan bertujuan agar apabila terjadi kebakaran semua guru dan karyawan tidak panik dan bisa menanggulangi kebakaran dengan menggunakan APAR.

Hal ini telah sesuai dengan KepmenakerNo. Kep- 186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja yaitu pasal 2 ayat 1 yang menyebutkan “Pengurus atau pengusaha wajib mencegah,mengurangi, dan memadamkan kebakaran dan evaluasi kegiatan”.

Untuk guru dan karyawan yang berada pada tempat terjadinya kebakaran agar dapat melakukan upaya penyelamatan diri dengan menjauh dari sumber kebakaran keluar melalui pintu darurat yang ada dengan mengikuti arah yang ada dan mendekat atau berkumpul di Titik Kumpul.

Baca Juga:  Plot Twist! Teriak Paling Histeris, Ternyata Dia Pembunuhnya

Hal ini telah sesuai dengan Undang-UndangNo.1 Tahun1970 pada pasal 3 ayat (1) point (d) menyebutkan “syarat-syarat keselamatan kerja untuk memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau kejadian-kejadian lain yang berbahaya.

Oleh karena itu, upaya yang nyata untuk mengedukasi guru dan karyawan TK Ikal Bulog mengenai tentang pencegahan kebakaran dalam pengguaan APAR sangat bermanfaat bukan hanya ditempat kerja namun juga untuk keseharian guru dan karyawan dalam pencegahan kebakaran dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir tim yang melakukan pengabdian masyakat dari Prodi D4 Keselamatan dan Kerja Insitut Kesehatan Helvetia Medan, yakni: Cut Saura Salmira, SKM., MKM. Nur Amalia, S.K.M., M.K.M, Hana Dhini Julia Pohan, S.Tr.Keb., M.K.M, Ervan Kristin dan Ananda Apriliana.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Narkoba Berganti, Papan Bunga Tempat Hiburan Malam Berjejer di Polres Langkat
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Kejuaraan Lemkari se-Sumut 2026 Sukses Digelar di Langkat, Pembinaan Atlet Jadi Sorotan
Dari Titik Nol Langkat, Tiorita Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Perbatasan Aceh
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar Seret Nama Kirana Larasati hingga Jennifer Coppen

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kasat Narkoba Berganti, Papan Bunga Tempat Hiburan Malam Berjejer di Polres Langkat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Kejuaraan Lemkari se-Sumut 2026 Sukses Digelar di Langkat, Pembinaan Atlet Jadi Sorotan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Dari Titik Nol Langkat, Tiorita Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Perbatasan Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Terbaru