Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Langkat dan Basarnas Medan Bentuk Kampung Rescue di Desa Sekoci

- Kontributor

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Pemerintah Kabupaten Langkat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan memperkuat sinergi kesiapsiagaan bencana melalui pembentukan Kampung Rescue di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang.

Rencana program prioritas tersebut dibahas dalam audiensi antara Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., dan Kepala Basarnas Kelas A Medan, Hery Marantika, di Ruang Rapat Sekda, Stabat, Senin (31/8).

Mewakili Plaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Hj. Tiorita Br Surbakti, S.H., Sekda Amril menyambut hangat peluncuran pilot project ini yang dijadwalkan akan diresmikan secara langsung pada Sabtu, 5 September 2026 di Desa Sekoci.

Program Kampung Rescue dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas serta kemandirian warga dalam menghadapi situasi darurat, khususnya ancaman bencana banjir yang kerap melanda wilayah Desa Sekoci. Melalui program ini, masyarakat dibekali teknik pencarian dan pertolongan (SAR), manajemen darurat, serta penanganan bencana mandiri sebelum bantuan lanjutan tiba.

Baca Juga:  Jamdasu XI Berakhir, Plt Bupati Langkat Titip Pesan Penting untuk Generasi Muda

“Pemerintah Kabupaten Langkat menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, Basarnas, dan warga sangat penting untuk menciptakan sistem penanggulangan darurat yang cepat dan efektif,” ungkap Sekda Amril.

Kepala Basarnas Medan, Hery Marantika, menambahkan bahwa Kampung Rescue akan disinergikan dengan program Desa Siaga Bencana yang sudah berjalan di Kabupaten Langkat demi mengoptimalkan penanganan darurat di lapangan.

Baca Juga:  Pemkab Langkat Buka Lelang Pengelolaan Parkir 2026, Stabat Dipatok Rp316 Juta

Guna mendukung sistem evakuasi yang efektif saat bencana terjadi, di Desa Sekoci akan dibangun sejumlah fasilitas fisik kesiapsiagaan:

  • 13 Titik Jalur Evakuasi: Akses evakuasi cepat bagi warga terdampar.
  • 3 Titik Kumpul (Assembly Point): Area aman penampungan sementara.
  • 1 Posko Utama: Pusat koordinasi dan komunikasi tanggap darurat.

Camat Besitang, Restra Yudha, menyampaikan bahwa warga Desa Sekoci sangat antusias menyambut program ini.

Sebanyak 100 warga lokal telah mendaftarkan diri secara aktif untuk mengikuti pelatihan dan pembentukan Kampung Rescue tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru