Menkes: Jika MBG Berhasil, Banyak Masalah Kesehatan Bisa Diselesaikan

- Pewarta

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menjadi salah satu instrumen penting untuk mengatasi persoalan gizi yang masih dihadapi masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan Budi usai mengikuti rapat koordinasi perbaikan tata kelola MBG di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (29/7).

Menurut Budi, persoalan gizi masih menjadi salah satu tantangan utama sektor kesehatan, terutama pada anak-anak dan balita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di mata Kementerian Kesehatan, masalah gizi adalah salah satu masalah utama kesehatan. Jadi kalau program MBG ini berhasil, banyak sekali masalah kesehatan yang bisa selesai,” ujar Budi.

Ia mengatakan, berdasarkan data Susenas 2024, persoalan kekurangan gizi masih banyak ditemukan pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain kekurangan gizi, pemerintah juga masih menghadapi persoalan stunting. Prevalensi stunting disebut masih berada di bawah angka 20 persen dari sekitar 25 juta balita di Indonesia.

Baca Juga:  Kapolri Tawarkan Band Sukatani Jadi Duta Polisi

Budi mengingatkan, persoalan gizi pada masa balita tidak hanya berdampak terhadap pertumbuhan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas hidup anak pada masa mendatang.

Persoalan serupa juga ditemukan pada kelompok usia sekolah. Berdasarkan hasil program cek kesehatan gratis, sejumlah pelajar mulai tingkat SD hingga SMA terdeteksi mengalami kekurangan gizi.

Namun, persoalan berbeda justru ditemukan di sejumlah wilayah perkotaan. Di kawasan tersebut, pemerintah juga menemukan kasus kelebihan gizi pada pelajar SMA hingga kelompok masyarakat dewasa.

Karena itu, menurut Budi, MBG memiliki posisi strategis dalam upaya memperbaiki kualitas asupan gizi masyarakat.

“Program ini sangat bagus di mata Kementerian Kesehatan. Program Bapak Presiden ini sangat bagus,” katanya.

Baca Juga:  Buntut Protes Wali Murid SMAN 21 Medan, Kepala SPPG Medan-Binjai 2 Akui Kesalahan dan Minta Maaf

MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan pelaksanaannya berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain menyasar pemenuhan kebutuhan gizi, program tersebut juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, pemasok bahan pangan, pelaku usaha hingga pengelola dapur MBG.

Meski demikian, pelaksanaan MBG tidak lepas dari sorotan publik, mulai dari kebutuhan anggaran yang besar, tata kelola, kualitas makanan hingga pengawasan penggunaan anggaran.

Bagi Kementerian Kesehatan, kata Budi, keberhasilan MBG bukan sekadar persoalan menyediakan makanan bagi masyarakat. Lebih jauh, program tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang.

Jika persoalan gizi dapat ditekan sejak usia dini, beban berbagai persoalan kesehatan di masa depan juga diharapkan ikut berkurang.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN
Prabowo Salami SBY, tapi Tak Terlihat Salami Jokowi di HUT ke-81 TNI
Letjen Lucky Avianto Komandan Upacara HUT ke-81 TNI, Jenderal Kopassus Pemburu KKB
KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN
Penahanan Syah Afandin Diperpanjang 30 Hari, KPK Masih Dalami Perkara Dugaan Korupsi
Profil Singkat Brigjen Sonny Irawan, Kapolda Sumut yang Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Salami SBY, tapi Tak Terlihat Salami Jokowi di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Letjen Lucky Avianto Komandan Upacara HUT ke-81 TNI, Jenderal Kopassus Pemburu KKB

Terbaru

Hukum

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:51 WIB