Presiden Prabowo Perintahkan Menkeu Purbaya untuk Copot Dirjen Bea Cukai, Begini Respons KPK

- Kontributor

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara terkait pernyataan keras Presiden Prabowo Subianto yang meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencopot Direktur Jenderal Bea dan Cukai apabila dinilai tidak mampu membenahi berbagai persoalan di institusi tersebut.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menilai pernyataan Presiden menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung pemberantasan korupsi dan pembenahan birokrasi, khususnya di sektor kepabeanan yang belakangan kembali menjadi sorotan publik.

“Komitmen Presiden terhadap pemberantasan korupsi sangat tinggi. Itu bentuk ketegasan agar seluruh jajaran bekerja maksimal dan tidak main-main,” ujar Setyo kepada wartawan di Anyer, Banten, Kamis (21/5).

Meski demikian, Setyo menegaskan persoalan pergantian pejabat merupakan kewenangan penuh pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan. KPK, kata dia, fokus pada proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Prabowo Tegas: Tidak Akan Bela Noel dalam Kasus Korupsi

Pernyataan Presiden Prabowo sebelumnya menjadi perhatian publik setelah disampaikan secara terbuka dalam rapat paripurna DPR saat membahas kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal nasional.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama

Di hadapan anggota dewan, Prabowo secara tegas meminta Menteri Keuangan tidak ragu mengganti pimpinan Bea Cukai jika dinilai gagal memperbaiki berbagai persoalan yang selama ini merugikan negara.

“Saya ingatkan kembali, Bea Cukai harus diperbaiki. Kalau pimpinan tidak mampu, segera diganti. Jangan jadi pemerintah yang santai dan leha-leha,” tegas Prabowo.

Pernyataan itu muncul di tengah mencuatnya dugaan aliran suap yang menyeret nama pucuk pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam persidangan kasus korupsi PT Blueray Cargo di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam persidangan tersebut, jaksa KPK mengungkap adanya dugaan pemberian uang ratusan ribu dolar Singapura yang disebut menggunakan kode khusus untuk pejabat Bea Cukai.

Baca Juga:  KPK Geledah Kantor Bupati, Disdik dan PUPR Langkat, Dalami Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar

KPK kini mengaku masih mendalami fakta-fakta yang muncul di persidangan dan memastikan seluruh informasi akan dikaji secara hati-hati sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menjalankan arahan Presiden apabila evaluasi nantinya menunjukkan perlunya pergantian pimpinan di lingkungan Bea dan Cukai.

“Nanti kita lihat hasil evaluasinya. Kalau memang ada perintah dan diperlukan, tentu akan kami tindak lanjuti,” ujar Purbaya.

Kasus ini pun kembali memunculkan sorotan publik terhadap integritas lembaga kepabeanan dan tuntutan agar pemerintah benar-benar serius membersihkan praktik korupsi di sektor strategis tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
KPK Periksa Sekda Langkat, Administrasi Jabatan Syah Afandin Ikut Dicecar
Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Tiorita Teken MoU Bersama Kejari, Kemenag, BPN dan BWI
Jelang Aksi 27 Agustus, Rekening Aktivis Rp80,9 Juta Ditunda, Pengamat Pertanyakan Dasar Hukumnya
Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Akui Dirinya dalam Rekaman Video Adegan Asusila, Kini Mengundurkan Diri
Dhody Thahir Disebut Jadi Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat, Polda Sumut Siapkan Pemanggilan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Rabu, 2 September 2026 - 04:44 WIB

8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:24 WIB

KPK Periksa Sekda Langkat, Administrasi Jabatan Syah Afandin Ikut Dicecar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Tiorita Teken MoU Bersama Kejari, Kemenag, BPN dan BWI

Berita Terbaru