KPK Geledah Kantor Bupati, Disdik dan PUPR Langkat, Dalami Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar

- Kontributor

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah kantor Pemerintah Kabupaten Langkat, Rabu (8/7), sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Langkat, Syah Afandin alias Ondim.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan di antaranya Kantor Bupati Langkat, Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 12.13 WIB, tim penyidik KPK masih melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Jalan Kartini, Stabat. Proses tersebut mendapat pengamanan ketat dari personel Brimob.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat, Wahyudiharto, membenarkan adanya aktivitas penyidik KPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Baca Juga:  Dolar AS Tiba-Tiba Merosot ke Rp 8.170, Ini Respon Bank Indonesia

“Ya, dapat info saja tadi, sekilas. Tadi infonya juga Tim KPK masih pemeriksaan di Kantor Bupati,” ujar Wahyudiharto saat dikonfirmasi.

Penggeledahan tersebut merupakan tindak lanjut penyidikan terhadap dugaan gratifikasi yang disebut mencapai sekitar Rp3,5 miliar dan diduga diterima Syah Afandin selama menjabat sebagai Bupati Langkat.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkapkan dugaan gratifikasi tersebut berasal dari berbagai praktik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, di antaranya pengangkatan kepala sekolah tingkat SD dan SMP, pengadaan seragam sekolah dasar, mutasi jabatan di Dinas Pendidikan, hingga pengisian jabatan camat.

Menurut KPK, praktik tersebut tidak hanya mencederai tata kelola pemerintahan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik, khususnya sektor pendidikan.

Baca Juga:  Walhi Sumut "Semprot" Polres Langkat: Penegakan Hukum Lingkungan Terburuk, Polisi Takut Mafia Mending Jadi Petani!

“Ketika jabatan kepala sekolah diperdagangkan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya tata kelola pemerintahan, melainkan juga masa depan pendidikan anak-anak,” ujar Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

KPK juga menyebut dugaan praktik tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai barang bukti maupun dokumen yang diamankan dari hasil penggeledahan di sejumlah kantor tersebut.

Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru