Dalam Setahun, Hampir Seribu Masjid Paletina Dihancurkan Israel

- Pewarta

Senin, 6 Januari 2025 - 07:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
Warga Palestina memeriksa Masjid Al Farouq yang hancur pasca serangan udara Israel di kamp pengungsi Al Nuseirat, Jalur Gaza tengah, 23 November 2024. – (EPA-EFE/Mohammed Saber)
TEPI BARAT (Langkatoday) – Kementerian Waqaf dan Agama Palestina pada Ahad mengeluarkan laporan khusus yang merinci pelanggaran Israel yang sedang berlangsung terhadap situs keagamaan Islam dan Kristen di Tepi Barat dan Jalur Gaza sepanjang tahun 2024.

Menurut Kementerian, selama tahun 2024, pendudukan Israel menghancurkan total 815 masjid dan merusak sebagian 151 masjid lainnya. Selain itu, 19 kuburan dilenyapkan seluruhnya, kuburan dinodai, dan jenazah digali.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa tiga gereja di Kota Gaza menjadi sasaran dan dihancurkan selama agresi Israel yang sedang berlangsung. Kementerian lebih lanjut mengutuk serangan terhadap Masjid Al-Aqsa, dengan menyatakan bahwa pihak berwenang Israel mengizinkan kelompok pemukim ekstremis menyerbu dan mengotori kompleks masjid.

Laporan tersebut menyebutkan 256 insiden serangan pemukim ke tempat suci tersebut, yang mana praktik keagamaan dilakukan yang bertentangan dengan kesucian situs tersebut, termasuk tindakan kontroversial menteri sayap kanan Itamar Ben-Gvir. 

Pada suatu kesempatan, selama festival Yahudi Hanukkah, 2.567 pemukim memasuki halaman masjid, melakukan ritual seperti menari, menyanyi, dan sujud simbolik.

Pada 20 Desember lalu, pemukim ilegal Israel telah membakar sebuah masjid di Tepi Barat yang diduduki, dan juga merusak fasad bangunan tersebut dengan slogan-slogan penuh kebencian dan rasis seperti “Pembalasan” dan “Matilah Orang Arab” yang dilukis dengan tulisan Ibrani.

Abdallah Kamil, gubernur Salfit, mengatakan pada hari Jumat bahwa serangan itu menargetkan masjid Bar al-Walidain di desa Marda, dalam insiden kekerasan pemukim terbaru.

Baca Juga:  Dosen IKH Medan Perkenalkan Aplikasi Mobile JKN di Kecamatan Wampu Langkat

“Sekelompok pemukim melakukan serangan dini hari tadi dengan membakar masjid,” kata Kamil dalam sebuah pernyataan.

Salah satu warga desa tersebut mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa para pemukim “membakar pintu masuk masjid dan menulis slogan-slogan Ibrani di dindingnya”. Warga lainnya mengatakan api telah padam sebelum melahap seluruh bangunan.

Nasfat al-Khufash, kepala dewan desa Marda, juga mengiyakan “serangan teror sistematis yang dilakukan sekelompok pemukim”, dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuters.

Komisi Kolonisasi dan Tembok Perlawanan mengumumkan pada Ahad rekor peningkatan pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel dan pemukim terhadap warga Palestina dan properti mereka pada tahun 2024. Menurut Komisi, total 16.612 pelanggaran didokumentasikan di berbagai provinsi selama tahun 2024.

Pada konferensi pers yang diadakan di kantor pusat Komisi, Ketua Komisi, Menteri Moayad Shaaban, mengatakan bahwa pasukan Israel bertanggung jawab atas 13.641 pelanggaran tersebut, sementara pemukim melakukan 2.971 serangan.

Provinsi Hebron melaporkan jumlah pelanggaran tertinggi yang dilakukan pasukan pendudukan Israel pada tahun 2024, dengan total 2.934 insiden. Nablus menyusul dengan 2.531 insiden, sedangkan Ramallah dan Al-Bireh mencatat 2.224 insiden.

Serangan penjajah paling terkonsentrasi di Kegubernuran Nablus, dengan 806 insiden, diikuti oleh Hebron dengan 657 insiden, serta Ramallah dan Al-Bireh dengan 532 insiden. Menurut menteri, sepuluh warga Palestina terbunuh di tangan pemukim Israel pada 2024.

Baca Juga:  103 Calon Bintara Polri Mulai Pendidikan di SPN Hinai, Tiorita Beri Pesan Inspiratif

Ketua komisi tersebut menambahkan bahwa pemukim mendirikan 51 pos kolonial baru tahun lalu, termasuk 36 pos pastoral, di provinsi Ramallah dan Al-Bireh, Betlehem, Hebron, Nablus, Yerusalem, Tubas, Jericho, Salfit dan Tulkarem.

Shaaban menunjukkan bahwa pada akhir 2024, jumlah pemukim ilegal di Tepi Barat, termasuk Yerusalem, mencapai total 770.420. Mereka tersebar di 180 koloni dan 256 pos kolonial, 138 di antaranya diklasifikasikan sebagai peternakan dan pertanian.

Menurut menteri tersebut, tahun lalu otoritas pendudukan mengeluarkan perintah pembongkaran sebanyak 903 bangunan milik warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, dengan alasan adanya pembangunan yang tidak berizin.

Dia mengatakan bahwa pada 2024, otoritas pendudukan melakukan total 684 pembongkaran, menghancurkan 903 bangunan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem. Akibatnya, 4.332 orang, termasuk 2.320 anak-anak, terkena dampaknya.

Mengenai ekspansi kolonial, ketua komisi menyatakan bahwa dalam setahun terakhir, otoritas pendudukan menyita 46.597 dunum tanah melalui serangkaian perintah militer.

Ketua komisi tersebut memperingatkan bahwa negara penjajah Israel telah mengintensifkan upayanya untuk melaksanakan tujuannya mengenai tanah Palestina, yang bertujuan untuk mengontrol semua wilayah untuk mengamankan supremasi Yahudi. Strategi ini berupaya menghilangkan kemungkinan terbentuknya negara Palestina, serta mengisolasi Yerusalem dan menghapus identitas budaya dan peradaban Palestina, tambahnya.

Selain itu, pendudukan berfokus pada pengendalian wilayah strategis utama Palestina melalui fragmentasi dan penjarahan, sambil menerapkan sistem penghalang dan penutupan yang mengganggu kehidupan dan penghidupan warga Palestina sehari-hari, kata menteri tersebut. (red/republika)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Target Pengaspalan Jalan Nasional Gebang-Hinai Dimulai 30 September
Plt Bupati Tiorita Gerak Cepat, Gubsu Bobby Pastikan Jalur Langkat-Karo Diperbaiki Oktober 2026
Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya
Momen Saat Tiorita Cek Mobil Kadiskominfo Langkat: Ini Masih Bagus Semua?
Tiorita Perintahkan OPD Bergerak: THM Blue Night Tak Boleh Dibangun Kembali
P-APBD 2026 Disahkan, Tiorita Tekankan Manfaat Nyata untuk Masyarakat Langkat
Penataan Perangkat Daerah Jadi Sorotan, Tiorita: Pelayanan Publik Harus Semakin Optimal
4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:48 WIB

Target Pengaspalan Jalan Nasional Gebang-Hinai Dimulai 30 September

Jumat, 11 September 2026 - 22:04 WIB

Plt Bupati Tiorita Gerak Cepat, Gubsu Bobby Pastikan Jalur Langkat-Karo Diperbaiki Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 11:28 WIB

Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya

Jumat, 11 September 2026 - 10:40 WIB

Momen Saat Tiorita Cek Mobil Kadiskominfo Langkat: Ini Masih Bagus Semua?

Jumat, 11 September 2026 - 09:49 WIB

Tiorita Perintahkan OPD Bergerak: THM Blue Night Tak Boleh Dibangun Kembali

Terbaru

Sajian Khusus

Dunia dan Akhirat: Sebuah Relasi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 07:07 WIB