Stabat, Langkatoday.com – Pelayanan di UPT Samsat Stabat dikeluhkan masyarakat setelah pemadaman listrik PLN selama sekitar empat jam mengganggu sejumlah layanan administrasi kendaraan, Sabtu (5/9).
Pemadaman disebut berlangsung sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan pembayaran pajak kendaraan, perpanjangan STNK, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan keperluan administrasi lainnya.
Ironisnya, di bagian belakang kantor Samsat Stabat terdapat mesin genset yang semestinya dapat digunakan sebagai sumber listrik cadangan. Namun, genset tersebut disebut dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat dioperasikan ketika listrik PLN padam.
Akibatnya, masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan terpaksa menunggu hingga listrik kembali menyala.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan karena pelayanan publik ikut terhenti akibat tidak berfungsinya fasilitas listrik cadangan.
Genset Rusak, Warga Pertanyakan Perawatan
Kerusakan genset juga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait pemeliharaan fasilitas tersebut.
Seorang warga yang ditemui awak media mengaku heran karena genset tidak dapat digunakan saat dibutuhkan.
“Mesin genset yang ada di belakang kantor itu rusak. Padahal diketahui ada anggaran atau dana untuk perawatan mesin. Tapi mesin itu tidak pernah sama sekali dirawat,” ujar Udin.
Udin bahkan mempertanyakan keberadaan anggaran perawatan genset.
“Ke mana uang perawatan mesin genset itu?” tanyanya.
Pernyataan tersebut masih sebatas keluhan dan pertanyaan dari masyarakat. Belum ada penjelasan resmi dari pihak Samsat mengenai kondisi genset maupun ada atau tidaknya anggaran pemeliharaan.
Pejabat Disebut Tak Berada di Lokasi
Sorotan masyarakat juga tertuju pada pengawasan pelayanan saat gangguan terjadi. Kanit Regident yang disebut sebagai koordinator Samsat Stabat, Ipda Tiko, SH, MH, disebut tidak berada di lokasi.
Begitu pula Kepala UPT Samsat Stabat, Ishak, yang menurut informasi tidak berada di kantor saat pemadaman berlangsung.
Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan kesiapan pengelola dalam memastikan pelayanan tetap berjalan ketika terjadi gangguan, termasuk kesiapan fasilitas pendukung seperti genset.
Kepala UPT Belum Beri Jawaban
Untuk memperoleh penjelasan dan menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media telah menghubungi Kepala UPT Samsat Stabat, Ishak, melalui pesan WhatsApp.
Konfirmasi yang dikirimkan mencakup persoalan pemadaman listrik, terganggunya pelayanan, kondisi genset serta pertanyaan mengenai biaya pemeliharaan dan langkah Samsat mengatasi persoalan tersebut.
Namun, hingga berita ini ditulis, Ishak belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang disampaikan awak media.
Langkatoday.com masih membuka ruang bagi pihak UPT Samsat Stabat maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi mengenai kondisi genset, pemeliharaan fasilitas serta langkah perbaikan pelayanan.
Editor : Fadli














Komentar