Stabat, Langkatoday.com – Kondisi Jalan Nasional Lintas Sumatera ruas Gebang-Hinai, Kabupaten Langkat, menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Langkat bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Jumat (11/9).
Sorotan muncul karena sejumlah titik jalan telah dikupas atau dikeruk, namun belum kembali mendapatkan lapisan aspal.
Dalam RDP, BBPJN menyampaikan pekerjaan perbaikan dijadwalkan mulai 30 September 2026 dengan nilai kontrak sekitar Rp69,5 miliar dan ditargetkan rampung paling lambat 20 Oktober 2026.
Koordinator LAWAN Institute Sumut, Abdul Rahim Daulay, meminta BBPJN dan PPK memberikan penjelasan terbuka mengenai status serta tahapan pekerjaan, khususnya pada titik yang telah dikupas.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai perkembangan pekerjaan agar dapat mengetahui kapan ruas jalan tersebut kembali dalam kondisi yang aman dan layak dilalui.

Keselamatan Pengguna Jalan
Selain progres pekerjaan, kondisi jalan selama masa perbaikan juga menjadi perhatian. Permukaan yang tidak rata, bergelombang maupun bergerigi dinilai perlu mendapat pengamanan memadai untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan.
Abdul Rahim meminta aspek keselamatan tidak diabaikan selama pekerjaan berlangsung. Ia juga mendorong pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar hasil perbaikan memenuhi ketentuan teknis dan memiliki kualitas yang baik.
“Besarnya pekerjaan harus diikuti dengan kualitas hasil yang sesuai ketentuan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan tidak cepat kembali rusak,” ujarnya.
Dorong Peninjauan Lapangan
LAWAN Institute Sumut juga mendorong peninjauan lapangan secara bersama antara DPRD Langkat, BBPJN Sumatera Utara, PPK, pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat.
Peninjauan tersebut dinilai penting untuk melihat kondisi faktual ruas Gebang-Hinai sekaligus memastikan progres pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah disampaikan dalam RDP.
Rapat dihadiri tiga anggota Komisi IV DPRD Langkat, di antaranya Rahmanuddin Rangkuti. DPRD Langkat turut mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat, namun tidak terdapat perwakilan dinas tersebut yang hadir.
Dari LAWAN Institute Sumut hadir Koordinator Abdul Rahim Daulay, Pembina Mustafa Habib yang juga dosen, serta konten kreator Atok Labu bersama sejumlah rekannya.
Abdul Rahim berharap hasil RDP tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dilanjutkan dengan pekerjaan yang tepat waktu, pengamanan pengguna jalan, serta pengawasan kualitas hingga ruas Gebang-Hinai kembali memberikan akses yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Editor : Fadli














Komentar