Buah Simalakama Bawaslu Jakarta Selatan

- Pewarta

Selasa, 17 Oktober 2023 - 20:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN (Langkatoday) – Viralnya video iklan yang bernada “pan pan pan, selalu terdepan” merupakan sebuah fenomena yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Dikarenakan slogan ini sudah begitu lekat dengan masyarakat Indonesia saat ini, bahkan anak-anak kecil hingga pelosok negeri menyanyikan lagu ini. Selain kalimatnya yang mudah melekat di ingatan, nadanya juga terkesan mudah masuk ditelinga atau dengan kata lain sering diistilahkan dengan easy going.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tampaknya viralnya video ini meresahkan banyak pihak termasuk juga penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Bawaslu Jakarta Selatan yang menganggap dalam hal ini Partai PAN telah menyalahi aturan sesuai dengan PKPU No 15 Tahun 2023 Pasal 79 yang mengatur terkait kampanye.

Partai PAN dianggap telah melakukan kampanye sebelum masa kampanye.

Dugaan ini mungkin juga dapat dianggap ada benarnya dikarenakan pengulangan kalimat “pan, pan, pan” dan juga disertai dengan tiga jari dengan jari telunjuk di satukan dan jari jempol yang dipisah dapat juga dianggap sebagai simbol untuk menyampaikan pesan nomor 12.

Baca Juga:  Jokowi Ngaku Telepon MBZ, Tanya Kapan Perang Iran Selesai

Namun asumsi ini juga bisa dianggap hanya sebatas cocokologi, namun keresahan juga melanda banyak masyarakat dengan satu pertanyaan besar “apakah lagu ini dapat dikatakan kampanye atau tidak?”

Sikap dan kesigapan yang dilakukan oleh Bawaslu Jakarta Selatan perlu kita apresiasi namun terdapat beberapa kerancuan dalam persoalan ini.

Kerancuan yang paling terlihat ialah kenapa laporan ini dilayangkan saat lagu itu telah lama beredar di dunia maya dan bahkan tersebar semasif itu. Kalau seandainya memang unsur pelanggarannya terlihat secara gamblang maka sejatinya sejak lagu dan segala videonya ini muncul, Bawaslu sudah dapat mengambil sikap.

Kalaupun seandainya masih tidak begitu terlihat unsur pelanggarannya dan pihak bawaslu perlu melakukan pengkajian untuk menentukan pokok dan point-point pelanggarannya, maka ini akan menjadi semakin rancu lagi dikarenakan sebagai pengawas seharusnya dan selayaknya mereka memahami betul isi dan maksud dari setiap pasal yang tertera di PKPU dan Perbawaslu, sehingga dapat menjadi sebuah pertanyaan, apakah ini sebuah pelanggaran atau tidak?

Baca Juga:  Maruli Siahaan Gelar Reses di Medan Denai, Serap Aspirasi Warga Sumut I

Jika ini benar merupakan pelanggaran berarti perlu diakui bahwa kinerja Bawaslu dalam melakukan pengawasan terkesan lamban, dan jika ini terbukti bukan merupakan pelanggaran maka benar bahwa arti dari kampanye yang dimaksud dalam PKPU penuh kerancuan.

Artinya dalam hal ini perlu dilakukan penegasan kembali apa yang dimaksudkan dengan kampanye dan sejauh mana artian kampanye ini dapat diuraikan secara sangat sederhana dan mendasar sehingga partai peserta pemilu tidak lagi mencari lubang kecil yang dapat dianggap sebagai celah pada artian kampanye.

Penulis: Chairul Ahmad

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
33 Ribu Orang Menganggur di Langkat, Lulusan SMA Terbesar
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:50 WIB

33 Ribu Orang Menganggur di Langkat, Lulusan SMA Terbesar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB