Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir

- Kontributor

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Samosir, Langkatoday.com – Peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Sabtu (15/8), bukan sekadar seremoni pembangunan gedung partai.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, kantor tersebut harus benar-benar menjadi rumah rakyat—tempat masyarakat menyampaikan aspirasi, mengadukan persoalan, mencari solusi, sekaligus ruang untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan.

Pesan itu disampaikan Hasto saat menghadiri peletakan batu pertama bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon, jajaran pengurus DPD dan DPC, kader, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Utara, dan tokoh masyarakat.

Hasto menekankan, pembangunan kantor partai tidak boleh berhenti pada penyediaan fasilitas organisasi. Lebih jauh, keberadaan kantor harus memperkuat hubungan politik antara partai dan rakyat.

Menurutnya, kantor DPC memang memiliki fungsi internal seperti konsolidasi organisasi, kaderisasi, rekrutmen politik dan pendidikan kepemimpinan. Namun seluruh aktivitas tersebut harus bermuara pada kepentingan rakyat.

“Ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan bukan sekadar rumah rakyat, bukan sekadar suatu rumah untuk konsolidasi menggodok aspek-aspek strategis agar rekrutmen politik, kaderisasi, pendidikan kepemimpinan, kemudian bagaimana kita membuat aspirasi rakyat menjadi keputusan-keputusan publik itu dijalankan di kantor partai ini,” ujar Hasto.

Hasto mengingatkan, pembangunan kantor partai jangan sampai melahirkan kesan elitis dan membuat partai semakin jauh dari masyarakat. Sebaliknya, kantor partai harus menjadi simbol keberpihakan kepada masyarakat kecil, khususnya mereka yang menghadapi ketidakadilan maupun persoalan akibat sistem dan kebijakan kekuasaan.

Baca Juga:  Samosir Memanggil Dunia! Trail of The Kings by UTMB 2026 Bakal Diikuti Pelari dari 33 Negara

“Kantor partai harus memancar suatu semangat keberpihakan kepada rakyat miskin, kepada rakyat yang diperbodohkan oleh sistem, oleh kekuasaan. Sehingga sering terjadi ketidakadilan. Jangan sampai kita membangun kantor partai, tapi berjarak dengan rakyat. Justru dengan kantor partai inilah kita semakin menyatu dengan kekuatan rakyat,” tegasnya.

Karena itu, Hasto berharap masyarakat Samosir nantinya tidak melihat Kantor DPC PDI Perjuangan sebagai bangunan milik kelompok politik tertentu semata. Kantor itu harus terbuka bagi warga yang membutuhkan ruang untuk menyampaikan persoalan dan memperjuangkan kepentingannya melalui jalur demokrasi.

Ia juga menilai perbedaan pandangan harus mendapat ruang dalam kehidupan demokrasi. Perbedaan tidak seharusnya dianggap sebagai ancaman, melainkan bagian dari proses melahirkan gagasan terbaik. ‘Kantor partai’ tersebut, kata Hasto, juga harus menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan intelektual yang berangkat dari persoalan nyata masyarakat.

“Dalam peletakan batu pertama ini kami mengingatkan pentingnya kantor partai agar nantinya ketika ini berjalan menjadi rumah rakyat. Rakyat yang diperlakukan tidak adil bisa datang ke sini. Ini juga harus menjadi suatu ruang untuk membangun kepemimpinan intelektual,” tutur dia.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon mengatakan pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir akan melibatkan seluruh kader melalui semangat gotong royong. Menurutnya pola serupa juga akan diterapkan dalam pembangunan kantor partai di Langkat, Nias dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara.

Ia menyebut pembangunan kantor permanen tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa kantor partai harus menjadi pusat konsolidasi sekaligus rumah rakyat.

Baca Juga:  Hasto di Samosir: Indonesia Rumah Bersama, Danau Toba Harus Dijaga untuk 100 Tahun ke Depan

“Seluruh kantor permanen partai harus semakin meneguhkan dan menegaskan komitmen partai untuk menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujar Rapidin.

Ia menegaskan, pembangunan kantor tidak boleh menjadikan partai semakin eksklusif. Sebaliknya, kantor-kantor partai yang telah, sedang dan akan dibangun di Sumatera Utara harus menjadi sarana untuk semakin mendekatkan kader dengan masyarakat.

“Rakyat menjadi alasan dan tujuan berdirinya kantor-kantor partai, demi terwujudnya kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Peletakan batu pertama di Samosir sekaligus menandai dimulainya pembangunan kantor DPC yang diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus ruang publik politik bagi masyarakat.

Bagi Hasto, ukuran keberhasilan kantor partai bukan terletak pada megahnya bangunan, melainkan pada seberapa jauh gedung tersebut mampu mendekatkan partai dengan rakyat. Di tengah kawasan Danau Toba yang memiliki sejarah panjang, pesan itu menjadi penegasan bahwa politik, menurut Hasto, tidak boleh kehilangan akar sosialnya. Kantor partai harus hidup bersama masyarakat, mendengar persoalan mereka, memperjuangkan kepentingannya, serta melahirkan kader dan pemimpin yang memahami kebutuhan rakyat.

Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut Sutrisno Pangaribuan menambahkan, Hasto hadir didampingi Djarot Saiful Hidayat, Johannes Oberlin Lumban Tobing, Guntur Romli, Anwar Saragih, Aryo Seno Bagaskoro, Monang Sinaga, Markus Junianto Sihaloho dan Kusnadi.

Rombongan DPP PDI Perjuangan tiba di Samosir pada Sabtu (15/8) dan kembali ke Jakarta pada Ahad (16/8) untuk persiapan mengikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Partai PDI Perjuangan, kawasan Lenteng Agung.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru