Tanggap Darurat Diperpanjang, Wakil Rakyat Justru Mengungsi ke Luar Daerah

- Kontributor

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

BERITA LANGKATPemerintah Kabupaten Langkat resmi memperpanjang masa tanggap darurat banjir hingga 12 Desember 2025. Keputusan ini diambil karena ribuan warga masih terjebak di wilayah tergenang, sebagian belum tersentuh bantuan, dan proses evakuasi masih berjalan terseok-seok. Situasi bencana belum mereda, tetapi anehnya, justru para wakil rakyatlah yang mereda dari tugasnya.

Di tengah status tanggap darurat yang diperpanjang, publik digegerkan oleh fakta mencengangkan: 46 dari 50 anggota DPRD Langkat memilih melakukan kunjungan kerja keluar daerah. Sementara banjir meluas ke 16 kecamatan, para legislator tak terlihat di posko pengungsian. Mereka justru terlihat rapi berangkat menuju Karo, Deli Serdang, dan bahkan Provinsi Riau.

Kunker apa yang begitu penting hingga harus dilakukan saat ribuan warga masih berada di lantai-lantai masjid, di rel-rel kereta api, sekolah, dan gedung bertingkat, menunggu bantuan yang tak kunjung memadai? Ketika ditanya, Sekretaris Dewan Basrah Perdomuan hanya memberi jawaban singkat, 46 orang berangkat. Titik. Tidak ada penjelasan lanjutan.

Baca Juga:  Hari Ini, Prabowo Mulai Lawatan Luar Negeri Pertamanya sebagai Presiden

Padahal, di saat masa tanggap darurat diperpanjang, publik justru berharap para anggota dewan menunjukkan empati dan kepemimpinan moral. Kehadiran mereka di lapangan sangat dibutuhkan untuk memastikan aliran bantuan, menegur instansi yang lamban, dan menjadi mata serta telinga masyarakat. Itulah fungsi pengawasan dan representasi yang mereka janjikan saat kampanye.

Namun realitas berbicara lain: ketika masyarakat masih sibuk menyelamatkan barang-barang yang tersisa dan mengatur hidup seadanya di pengungsian, para wakil rakyat justru pergi.

Kebijakan memperpanjang masa tanggap darurat adalah pengakuan resmi bahwa situasi masih kritis. Tetapi keputusan itu justru membuat absennya DPRD semakin menyakitkan. 

Alih-alih ikut mengawal perpanjangan ini, mayoritas anggota dewan memilih meninggalkan wilayah bencana. Publik pun bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang menangani banjir ini? Relawan?

Baca Juga:  Rencana 2.000 Hunian Korban Bencana Terkendala Lahan, DPR Tekan ATR/BPN

Situasi menjadi ironis ketika pemerintah daerah mengeluarkan imbauan agar pedagang tidak menaikkan harga barang dan tidak menimbun stok. Pesan moral itu terdengar janggal ketika moralitas pemimpin justru ikut tenggelam bersama banjir. Bagaimana mungkin warga diminta menjaga solidaritas sosial, sementara elit politik justru abai?

Editorial ini menilai bahwa kunker massal DPRD Langkat di tengah perpanjangan masa darurat adalah cacat etik yang serius. Ini bukan lagi persoalan administrasi, tetapi kemunduran moral dan kegagalan membaca penderitaan publik.

Ketika banjir menghanyutkan rumah, harta, dan rasa aman masyarakat, justru rasa percaya terhadap pemimpinnya yang paling dulu tenggelam.

Dan kini, satu pertanyaan menggantung di udara:

Jika “tanggap darurat” diperpanjang, mengapa justru para wakil rakyat tidak ikut “tanggap”?

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas
RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal
Sah! Pemkab dan DPRD Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2026
Margono Djojohadikusumo: Kakek Prabowo, Pendiri BNI yang Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir
Hasto di Samosir: Indonesia Rumah Bersama, Danau Toba Harus Dijaga untuk 100 Tahun ke Depan
Pangkalan Brandan Lautan Api: Ketika Rakyat Langkat Membakar Kilang Minyak demi Mempertahankan Kemerdekaan
Tiorita Minta OPD Langkat Percepat Realisasi Anggaran, Program Harus Berdampak ke Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:02 WIB

RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Sah! Pemkab dan DPRD Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Margono Djojohadikusumo: Kakek Prabowo, Pendiri BNI yang Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir

Berita Terbaru