Sorotan Outbond Guru Langkat: Antara Kemewahan dan Sekolah Bobrok, Publik Desak Kejari Turun Tangan!

- Pewarta

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
Ilustrasi/Langkatoday

STABAT (Langkatoday) – Kegiatan outbond guru SD dan SMP yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat di kawasan wisata Bukit Lawang pada 23 hingga 25 Juni 2025 terus memantik amarah publik.

Bagaimana tidak, acara yang diklaim untuk “peningkatan kapasitas” ini menelan anggaran fantastis lebih dari Rp300 juta dari APBD Langkat. Ironisnya, dana rakyat ini dipakai untuk kegiatan seremonial bergaya wisata di tengah bobroknya fasilitas pendidikan dasar di daerah.

Publik mencium dugaan “balas budi politik” dan mendesak Kejaksaan Negeri Langkat untuk segera mengusut tuntas aroma permainan anggaran, pengkondisian proyek, hingga pemborosan dana yang tak masuk akal ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu Rekanan, Hotel Premium, dan Bungkamnya Pejabat

Kegiatan outbond yang melibatkan sekitar 150 guru ini menginap di dua hotel wisata premium, Hotel Rindu Alam dan Hotel Heritage. Informasi yang beredar menyebutkan, kegiatan ini hanya melibatkan satu rekanan, yaitu CV Wahyu, yang diduga ditunjuk langsung tanpa proses lelang terbuka.

Baca Juga:  Waspada Merkuri! Dosen Farmasi IKH Medan Edukasi Siswi SMKS YWKA Cara Pilih Kosmetik Aman Melalui 'Cek KLIK'

Ketika dikonfirmasi, Kabid SD Disdik Langkat, Fajar, hanya menjawab singkat bahwa penawaran masuk dari satu penyedia saja. Ia bahkan melemparkan tanggung jawab penjelasan lebih lanjut ke PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

“Ketua, tanya aja langsung sama PPTK-nya. Mereka yang lebih tahu itu,” ujar Fajar singkat.

Namun, sikap bungkam justru ditunjukkan oleh PPTK kegiatan, Muliono. Saat dihubungi wartawan, ia hanya mengirim satu kalimat melalui pesan singkat: “Terima kasih bang, setelah berita tayang.” Senada, PPTK SMP, Dullah, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Melawan Semangat Efisiensi Anggaran Nasional

Penggunaan APBD untuk outbond mewah ini jelas mencederai akal sehat dan prinsip efisiensi anggaran daerah. Pemerintah pusat, melalui Presiden dan Kementerian Dalam Negeri, berkali-kali menegaskan agar belanja daerah difokuskan pada kebutuhan prioritas yang langsung menyentuh masyarakat, bukan untuk kegiatan seremonial yang boros.

Baca Juga:  Mahasiswa IJM Langkat Laksanakan Seminar <i>Stop Bullying</i> di MTsS Nurul Iman Ummi Sa'odah Kwala Gebang

Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah sudah jelas mengamanatkan penggunaan APBD harus menjunjung tinggi prinsip efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. Kegiatan rekreasi guru di hotel berbintang ini terang-terangan bertolak belakang dengan prinsip tersebut.

Sekolah Hancur Dibiarkan, Guru Jalan-Jalan Didanai!

Kontras yang mencolok terlihat jelas. Di satu sisi, guru-guru menikmati fasilitas hotel mewah dengan dana ratusan juta rupiah. Di sisi lain, banyak sekolah di Langkat justru dalam kondisi memprihatinkan, bahkan hancur dan dibiarkan begitu saja.

Situasi ini memicu kemarahan publik dan menuntut transparansi serta pertanggungjawaban dari Dinas Pendidikan Langkat. Sudah sepatutnya Kejari Langkat segera bergerak untuk mengusut dugaan penyimpangan ini demi keadilan dan perbaikan nyata kualitas pendidikan di Langkat. (rel/rio)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik
Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah
Tiorita Dukung 5 Hari Sekolah, Tekankan Pendidikan Karakter dan Peran Orang Tua
Hari Pramuka ke-65, Tiorita Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Produktif
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah

Terbaru