Dosen Institut Kesehatan Helvetia Medan Dorong Minat Bahasa Inggris Anak Lewat Metode TPR

- Pewarta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini dinilai menjadi salah satu bekal penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan dunia pendidikan dan persaingan global. Namun, proses belajar akan lebih efektif apabila dikemas melalui metode yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak.

Berangkat dari hal tersebut, tim dosen Institut Kesehatan Helvetia Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Sosialisasi Metode Pembelajaran Total Physical Response (TPR) dalam Belajar Bahasa Inggris di Perguruan Tahfizh Qur’an SD Amanah 1″ pada Jumat (24/7).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Laila Hasyim, S.S., M.A. bersama tim yang terdiri atas Mariana, S.Pd.I., M.Hum., Ani Deswita Chaniago, S.Pd., M.Hum., Rachel Deswita, dan Elisda Yanti Nasution, serta melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai salah satu bentuk Pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai metode pembelajaran bahasa Inggris yang mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui gerakan fisik dan aktivitas yang menyenangkan.

Baca Juga:  DK3P Sumut Dianggap ‘Macan Ompong’, Ketua Komisi III TM Yusuf Ancam Mundur: “Saya Siap Jadi Oposisi Keras!”

Ketua tim PkM, Laila Hasyim, S.S., M.A., menjelaskan bahwa pengenalan bahasa Inggris sejak usia sekolah dasar perlu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia anak.

“Anak-anak lebih mudah memahami bahasa ketika mereka tidak hanya mendengar, tetapi juga bergerak, bermain, dan berinteraksi secara langsung. Karena itu kami memperkenalkan metode Total Physical Response agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan metode Total Physical Response (TPR), yaitu teknik pembelajaran yang menggabungkan instruksi lisan dengan respons berupa gerakan fisik.

Pendekatan tersebut membantu siswa memahami kosakata maupun kalimat sederhana tanpa merasa terbebani.

Tim PkM juga memperkenalkan beberapa variasi penerapan metode TPR, di antaranya TPR Vocabulary Drills, TPR Storytelling, TPR Role Play, TPR Songs, hingga Total Physical Response Storytelling (TPRS).

Melalui berbagai aktivitas tersebut, siswa diajak mengikuti instruksi sederhana, bermain peran, menyanyikan lagu berbahasa Inggris yang disertai gerakan tubuh, hingga mendengarkan cerita interaktif yang melibatkan partisipasi aktif seluruh peserta.

Baca Juga:  “GASS POL Tolak Judol” Gaung di Medan, Meutya Hafid: Anak di Bawah 10 Tahun Sudah Jadi Korban Judi Online

Suasana pembelajaran berlangsung penuh antusiasme. Para siswa tampak bersemangat mengikuti setiap instruksi yang diberikan, mulai dari mengenal kosakata, menirukan gerakan, hingga berinteraksi menggunakan ungkapan sederhana dalam bahasa Inggris.

Menurut tim pelaksana, pendekatan seperti ini mampu meningkatkan keberanian anak untuk menggunakan bahasa Inggris sekaligus membantu mereka mengingat kosakata lebih mudah karena dikaitkan dengan aktivitas fisik.

Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata Institut Kesehatan Helvetia Medan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui inovasi pembelajaran.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut, diharapkan para siswa semakin termotivasi mempelajari bahasa Inggris sejak dini, sementara pihak sekolah memperoleh alternatif metode pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan mudah diterapkan dalam proses belajar mengajar sehari-hari.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik
Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah
Tiorita Dukung 5 Hari Sekolah, Tekankan Pendidikan Karakter dan Peran Orang Tua
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Terbaru