Skandal Outsourcing Pemprov Sumut: Rekanan “Daftar Hitam” PT BWG Diduga Sabet Proyek Rp41,6 Miliar

- Pewarta

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Mimbar Suara Rakyat Indonesia (MSRI) membongkar dugaan praktik persekongkolan dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Sorotan tertuju pada sepuluh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pengadaan jasa tenaga outsourcing Tahun Anggaran (TA) 2026.

Sekretaris Jenderal MSRI, Andi Nasution, mengungkapkan bahwa sebuah perusahaan berinisial PT BWG berhasil memenangkan 16 paket pekerjaan di sepuluh OPD berbeda melalui metode e-purchasing dengan nilai fantastis mencapai Rp41,6 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melanggar Aturan Daftar Hitam (Blacklist)

Temuan MSRI menyebutkan bahwa PT BWG seharusnya tidak diperbolehkan mengikuti tender maupun melaksanakan pekerjaan pemerintah. Hal ini dikarenakan perusahaan tersebut menyandang status Daftar Hitam di PDAM Tirtanadi—yang merupakan BUMD milik Pemprov Sumut sendiri.

Berdasarkan SK Direksi Nomor 636A/Dir/2024, PT BWG dijatuhi sanksi blacklist yang berlaku hingga 12 Desember 2026.

Baca Juga:  Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

“Sesuai Perpres No. 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, perusahaan dalam daftar hitam dilarang melaksanakan pekerjaan. Sangat ironis, daftar hitam itu dikeluarkan oleh perusahaan milik Pemprov Sumut, namun sepuluh OPD Pemprov justru memberikan kontrak besar,” ujar Andi Nasution, Selasa (17/3).

Dugaan Kedekatan dengan Gubsu Bobby Nasution

MSRI juga menyinggung adanya potensi konflik kepentingan dalam kasus ini. Pemilik PT BWG berinisial FL diketahui memiliki kedekatan organisatoris dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Pada Mei 2025, Bobby Nasution secara resmi dilantik menjadi Anggota Kehormatan di organisasi yang dipimpin oleh FL. Andi Nasution mengkhawatirkan kedekatan ini menjadi celah bagi rekanan bermasalah untuk tetap meraup proyek miliaran rupiah meskipun menabrak aturan hukum.

“Publik tentu mengait-ngaitkan status tersebut dengan kemudahan mendapatkan pekerjaan. Kami khawatir skandal suap perusahaan outsourcing yang melibatkan unsur kekerabatan, seperti kasus OTT KPK di daerah lain, bisa terjadi di Sumatera Utara,” tegasnya.

Baca Juga:  Resmi Jadi Plt Bupati Langkat, Tiorita Janji Jaga Pemerintahan Bersih dan Lanjutkan Pelayanan Publik

Tiga OPD dengan Kontrak Terbesar

Dari sepuluh OPD yang terlibat, MSRI mencatat tiga instansi yang memberikan porsi anggaran paling besar kepada PT BWG:

  • Biro Umum: Rp19,8 Miliar
  • Biro Adpim: Rp6,4 Miliar
  • Dinas Pendidikan: Rp6,4 Miliar

Desakan Pembatalan Kontrak

MSRI mendesak Gubernur Bobby Nasution untuk segera mengambil langkah tegas dengan membatalkan seluruh kontrak PT BWG di sepuluh OPD tersebut. Langkah ini dinilai penting guna menghindari tuduhan persekongkolan dan penyalahgunaan wewenang di tingkat pimpinan daerah.

“Jika tidak dibatalkan, ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan pengadaan barang dan jasa di Sumatera Utara,” tutup Andi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut
Syah Afandin Akui Terima Fee Proyek, KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp1 Miliar
Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Syah Afandin Akui Terima Fee Proyek, KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp1 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Terbaru

Langkat Terkini

Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:21 WIB