Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

- Pewarta

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Tangerang, Langkatoday.com – Tiga bandara yang sebelumnya ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali beroperasi pada Selasa (8/9).

Ketiga bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Husein Sastranegara Bandung.

Operasional penerbangan kembali dilakukan secara bertahap setelah dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan pembukaan kembali ketiga bandara mengacu pada Notice to Air Missions (NOTAM) dari AirNav Indonesia.

“Fasilitas sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan. Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga dipastikan siap,” kata Arie dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.

Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi sejak pukul 00.30 WIB, disusul Bandara Halim Perdanakusuma pukul 00.40 WIB dan Bandara Husein Sastranegara pukul 00.42 WIB.

Baca Juga:  Di HUT Bhayangkara, Prabowo Ingatkan Polri: Gaji dan Fasilitas Berasal dari Rakyat

Sebelum operasional dibuka, pengelola bandara melakukan sejumlah prosedur keselamatan, termasuk pembersihan abu vulkanik di seluruh area sisi udara seperti apron, taxiway dan landasan pacu.

Selain itu, dilakukan uji kekesatan runway untuk memastikan kondisi landasan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Operasional Dipulihkan Bertahap

General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan pemulihan operasional dilakukan secara bertahap dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas.

Pada tahap awal pemulihan, pengelola menerapkan Air Traffic Flow Management (ATFM) untuk mengatur arus lalu lintas penerbangan.

“Pada fase awal recovery, pengendalian penerbangan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui penerapan ATFM. Pengaturan ini diperlukan agar arus keberangkatan dan kedatangan dapat kembali berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memungkinkan kapasitas operasional bandara dipulihkan secara bertahap,” ujar Heru.

Baca Juga:  Penutupan 8 Bandara Terdampak Abu Anak Krakatau Kembali Diperpanjang

Pengaturan tersebut juga mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk upaya mempercepat keberangkatan pesawat yang sebelumnya terdampak penutupan serta mengembalikan kapasitas apron secara bertahap.

Sementara itu, Bandara Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan operator transportasi publik untuk memastikan ketersediaan armada yang mendukung mobilitas penumpang selama masa pemulihan.

Heru mengimbau calon penumpang untuk tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan status penerbangannya.

“Calon penumpang diimbau untuk senantiasa memantau dan memastikan status serta jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara tujuan, mengingat adanya penyesuaian jadwal penerbangan,” katanya.

Pembukaan kembali tiga bandara tersebut menjadi langkah awal pemulihan konektivitas udara setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkaniknya sebelumnya mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan
Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Prilly Latuconsina hingga Hesti Purwadinata Ikut Merespons
Kemenag Buka Bantuan Masjid Rp50 Juta dan Mushalla Rp35 Juta, Cek Syarat Pengajuannya
Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen
Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Prilly Latuconsina hingga Hesti Purwadinata Ikut Merespons

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kemenag Buka Bantuan Masjid Rp50 Juta dan Mushalla Rp35 Juta, Cek Syarat Pengajuannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen

Terbaru

Langkat Terkini

Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:21 WIB