Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

- Pewarta

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari kawasan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (5/9/2026). Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level II atau waspada. (ANTARA FOTO/Atet Dwi Pramadia/EM/18)

Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari kawasan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (5/9/2026). Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level II atau waspada. (ANTARA FOTO/Atet Dwi Pramadia/EM/18)

Jakarta, Langkatoday.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap aman, normal dan lancar setelah erupsi Gunung Anak Krakatau, Sabtu (5/9).

Informasi erupsi diterima melalui laporan Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Soekarno-Hatta.

Berdasarkan ASHTAM Nomor VAWR3739 yang diterbitkan pukul 09.10 WIB, sebaran abu vulkanik terpantau sekitar 31,4 kilometer dari Soekarno-Hatta, 18,5 kilometer dari Bandara Pondok Cabe dan 31,4 kilometer dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Meski demikian, hasil pengamatan menggunakan paper test VA di Soekarno-Hatta hingga kini belum mendeteksi adanya abu vulkanik.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, pengelola bandara dan maskapai untuk memantau perubahan arah serta sebaran abu vulkanik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menegaskan keselamatan penerbangan menjadi prioritas.

Baca Juga:  Nelayan Terjebak Hujan Material Erupsi Anak Krakatau, Panik Sambil Bertakbir

“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan keselamatan penerbangan serta kelancaran operasional bandar udara,” ujar Lukman.

Kemenhub juga mengimbau maskapai dan seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi melalui NOTAM dan ASHTAM sebagai acuan dalam menentukan keputusan operasional penerbangan.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Terbaru