Krisis Politik Filipina Berlanjut, Pendeta Katolik Minta Wapres Dimakzulkan

- Kontributor

Sabtu, 21 Desember 2024 - 01:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Wakil Presiden Filipina Sara Duterte

JAKARTA (Langkatoday) – Sejumlah pemuka agama Katolik Filipina mengajukan tuntutan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte, Kamis (19/12). Hal ini terjadi setelah Sara menghadapi perseteruan panjang dengan Presiden Ferdinand ‘Bongbong’ Marcos.

Sara sejatinya diperkirakan akan menggantikan ayahnya, Rodrigo Duterte, dalam pemilihan umum Filipina 2022. Namun, ia mengundurkan diri untuk mendukung Bongbong, dan kemudian mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Pasangan ini kemudian berhasil menang.

Tetapi menjelang pemilihan paruh waktu tahun depan, aliansi mereka telah hancur di depan umum. Bulan lalu, Sara dalam sebuah konferensi pers mengatakan bahwa ia telah memerintahkan seseorang untuk membunuh Bongbong jika ia sendiri dibunuh.

Sara kemudian membantah telah membuat ancaman pembunuhan, menggambarkan komentarnya sebagai ekspresi ‘kekhawatiran’ dengan kegagalan pemerintahan Bongbong.

Baca Juga:  Perbandingan Kekuatan Militer Thailand dan Kamboja, bak Langit daan Bumi

Akibat hal ini, Sara telah mendapatkan dua tuntutan pemakzulan dari aktivis yang telah diajukan ke parlemen. Yang ketiga diajukan pada hari Kamis kemarin oleh tujuh pendeta Katolik yang berbasis di Manila.

Dalam pemaparannya, para pemuka agama itu menuduh Sara melakukan ‘pengeluaran dana yang tidak wajar’ sebesar jutaan dolar saat menjabat sebagai wakil presiden dan saat ia mengepalai kementerian pendidikan, serta merencanakan pembunuhan Presiden.

“Pemakzulan adalah garis pertahanan terakhir yang diperlukan untuk melawan korupsi di jajaran pejabat tertinggi,” kata para pendeta kepada AFP, seperti dikutip Jumat (20/12).

“Ia tidak dapat menjabat sebagai Wakil Presiden lebih lama lagi,” imbuh pernyataan itu.

Baca Juga:  Rencana 2.000 Hunian Korban Bencana Terkendala Lahan, DPR Tekan ATR/BPN

Pemakzulan hanya akan dilakukan jika didukung oleh sepertiga anggota parlemen di majelis rendah Filipina dan dua pertiga anggota majelis tinggi. Di sisi lain, prospek pemecatan wakil presiden masih belum jelas.

Komite kehakiman di majelis rendah mengatakan pada Kamis bahwa tidak satupun dari tiga pengaduan terhadap Sara Duterte telah dijadwalkan untuk sidang terbuka.

Sementara itu, Presiden Bongbong juga telah berusaha secara terbuka untuk mencegah anggota parlemen memberikan suara untuk memakzulkannya.

“Semua ini tidak akan membantu memperbaiki kehidupan seorang warga Filipina,” katanya bulan lalu.

“Sejauh yang saya ketahui, ini seperti badai dalam cangkir teh,” imbuh putra dari eks Presiden Ferdinand Marcos itu.

Sumber: inilah

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas
RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal
Sah! Pemkab dan DPRD Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2026
Margono Djojohadikusumo: Kakek Prabowo, Pendiri BNI yang Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir
Hasto di Samosir: Indonesia Rumah Bersama, Danau Toba Harus Dijaga untuk 100 Tahun ke Depan
Pangkalan Brandan Lautan Api: Ketika Rakyat Langkat Membakar Kilang Minyak demi Mempertahankan Kemerdekaan
Tiorita Minta OPD Langkat Percepat Realisasi Anggaran, Program Harus Berdampak ke Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:02 WIB

RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Sah! Pemkab dan DPRD Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Margono Djojohadikusumo: Kakek Prabowo, Pendiri BNI yang Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir

Berita Terbaru