Dosen IKH Medan Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat di Klinik Pratama Heny Kasi Deli Serdang

- Pewarta

Rabu, 12 Februari 2025 - 08:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN (Langkatoday) – Dosen Institut Kesehatan helvetia (IKH) Medan melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Klinik Pratama Heny Kasi Kabupaten Deli Serdang, Selasa (11/2).

Kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi Dosen yang bemanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta dapat menambah pengetahuan bagi masyarakat tentang seputar masalah kesehatan Ibu dan Bayi khususnya tentang manfaat buah pepaya untuk memperlancar ASI pada ibu menyusui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Bd. May Frinsiska Siahaan, S.Tr.Keb., M.Tr.Keb selaku ketua, Tuty Hertati, SKM., M.Kes dan Bd. Elya Rosa Br Sembiring, S.Keb., MKM selaku anggota serta dua orang mahasiswa dari Prodi Profesi Bidan yaitu Roma Uli Sitinjak dan Marni.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertemakan “Edukasi Manfaat Olahan Jantung Pisang terhadap Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Klinik Pratama Heny Kasih Kabupaten Deli Serdang” yang beralamat di Jl. Permasyarakatan No. 362 Tanjung Gusta Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang.

Baca Juga:  Cegah Efek "Lemah Letih Lesu", Dosen IKH Medan Gelar Skrining Anemia Terpadu di Pematang Tatal

Peserta yang hadir merupakan ibu menyusui yang berjumlah 25 orang. Kegiatan dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB s.d. 12.30 WIB. Pembukaan dilakukan oleh Bidan Heny Kasih selaku Pimpinan Klinik. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan berupa edukasi manfaat buah pepaya untuk memperlancar produksi ASI.

Para peserta sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hal ini bisa dilihat dari peserta yang mendengarkan dan memperhatikan penjelasan yang disampaikan serta banyaknya pertanyaan atau respon yang baik selama kegiatan berlangsung. 

Salah satu peserta Deslina Sigalingging mengatakan melalui kegiatan ini pengetahuannya menjadi meningkat tentang manfaat jantung pisang untuk memperlancar produksi ASI, dan dia mengatakan bahwa biasanya jantung pisang sebagai pendamping nasi untuk dijadikan santapan gulai atau sayuran berkuah, namun belum tahu apa manfaatnya untuk ASI. Peserta merasa senang dengan adanya kegiatan ini, karena memang benar-benar pengetahuan baru bagi mereka.

Baca Juga:  Guna Mencegah Terjadinya Kebakaran, IKH Medan Sosialisasi Penggunaan APAR di TK Ikal Bulog

Pemberian pendidikan kesehatan yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang baik kedepannya bagi kesehatan Ibu dan Bayi. Hasil dari kegiatan ini yaitu para ibu menyusui mendapat pengetahuan baru mengenai manfaat olahan jantung pisang untuk memperlancar produksi ASI sehingga nantinya diharapkan dapat diterapkan di rumah dengan mengkonsumsi olahan jantung pisang minimalnya sebanyak 2-3 kali sehari.

Kegiatan inipun mendapatkan sambutan baik dari Bidan Heny Kasih selaku Pimpinan Klinik dan masyarakat setempat. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen Institut Kesehatan Helvetia yang telah bersedia datang untuk memberikan edukasi kepada ibu menyusui.

Bd. May Frinsiska Siahaan, S.Tr.Keb., M.Tr.keb mengucapkan terima kasih atas kerjasama Bidan Heny Kasih dan partisipasi dari seluruh peserta sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Mudah mudahan kedepannya kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik
Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah
Tiorita Dukung 5 Hari Sekolah, Tekankan Pendidikan Karakter dan Peran Orang Tua
Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul
Hari Pramuka ke-65, Tiorita Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Produktif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah

Terbaru