Dibacok di Belakang Polsek Stabat, Hampir Setahun Pelaku Utama Belum Tertangkap!

- Kontributor

Jumat, 14 November 2025 - 14:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

BERITA LANGKAT – Kasus pengeroyokan dan pembacokan yang terjadi di kawasan Belakang Tangsi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, hingga kini masih belum menemukan titik terang meski hampir setahun berlalu.

Korban, Hafiizh Khair, diserang secara brutal pada 6 Desember 2024 lalu oleh tiga orang yang diduga sebagai pelaku, masing-masing berinisial MDE, MPI, dan HD.

Ironisnya, meski lokasi kejadian berada tidak jauh dari Kantor Polsek Stabat, kasus ini tak kunjung menunjukkan perkembangan berarti.

Hafiizh telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Stabat pada Jumat, 6 Desember 2024, sekitar pukul 13.30 WIB. Namun hingga kini, ia mengaku belum melihat kejelasan ataupun tindakan tegas terhadap para pelaku yang masih berkeliaran bebas di wilayah Stabat.

Baca Juga:  Palu Hakim Penuh Distorsi: Nada Aneh dan Lirik Fulgar

“Saya hanya ingin keadilan. Sudah hampir setahun berlalu, tapi belum ada tindakan. Padahal kejadiannya belakang Polsek Stabat. Tolong, Pak Kapolres, usut kasus saya,” ujarnya kepada Langkatoday.com, Jumat (14/11).

Terpisah, Kanit Reserse Polsek Stabat Ipda Nico Kelpin saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa satu dari tiga terduga pelaku, yakni HD, telah ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara dua pelaku lainnya, MDE dan MPI, masih dalam pengejaran.

Baca Juga:  Yayasan APIPSU Bantah Klaim Ahli Waris, Tegaskan Kampus Bukan Objek Warisan

“Untuk saudara HD sudah ditahan lewat JPU. Kami masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lagi, yaitu MDE dan MPI,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaku utama dalam kasus ini adalah MDE.

“MDE merupakan pelaku utamanya bang”, tambahnya.

Lambatnya proses hukum membuat kasus ini menjadi sorotan masyarakat.

Warga mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian dalam menangani tindak kekerasan, terutama yang terjadi tidak jauh dari markas kepolisian sendiri.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih berharap Polres Langkat dapat segera turun tangan agar proses penegakan hukum berjalan lebih transparan dan memberikan kepastian keadilan. (red)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
KPK Periksa Sekda Langkat, Administrasi Jabatan Syah Afandin Ikut Dicecar
Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Tiorita Teken MoU Bersama Kejari, Kemenag, BPN dan BWI
Jelang Aksi 27 Agustus, Rekening Aktivis Rp80,9 Juta Ditunda, Pengamat Pertanyakan Dasar Hukumnya
Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Akui Dirinya dalam Rekaman Video Adegan Asusila, Kini Mengundurkan Diri
Dhody Thahir Disebut Jadi Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat, Polda Sumut Siapkan Pemanggilan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Rabu, 2 September 2026 - 04:44 WIB

8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:24 WIB

KPK Periksa Sekda Langkat, Administrasi Jabatan Syah Afandin Ikut Dicecar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Tiorita Teken MoU Bersama Kejari, Kemenag, BPN dan BWI

Berita Terbaru