iPhone Duo Dinilai Matang sebagai Foldable Pertama Apple, Tapi Bobot Jadi Sorotan

- Pewarta

Jumat, 11 September 2026 - 12:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – iPhone Duo menjadi salah satu perangkat yang paling mencuri perhatian dalam Apple Event. Meski menjadi ponsel lipat pertama Apple, perangkat ini dinilai sudah tampil matang dari sisi desain, kualitas konstruksi hingga pengalaman perangkat lunak.

Namun, kesan positif tersebut tidak sepenuhnya tanpa catatan. Bobot lebih dari 250 gram menjadi salah satu kompromi yang langsung terasa saat perangkat digunakan.

Penilaian itu disampaikan tech reviewer Bestindotech (BIT), Malvin Nathaniel, setelah menjajal langsung iPhone Duo di Apple Park seusai peluncuran.

“Bisa dibilang iPhone Duo terasa ‘matang’ dari impresi awal mencoba device tersebut,” ujar Malvin dilansir dari media detikINET.

Software Jadi Salah Satu Kekuatan

Menurut Malvin, salah satu hal paling menarik dari iPhone Duo bukan hanya perangkat kerasnya, tetapi bagaimana Apple mengoptimalkan iOS untuk layar lipat.

Ia menilai antarmuka dan pengalaman pengguna pada perangkat tersebut tidak sekadar menghadirkan iOS dalam ukuran layar yang lebih besar.

“UI dan UX-nya terasa dipikirkan dengan sangat matang oleh Apple,” katanya.

Menurutnya, sejumlah elemen antarmuka memang terasa dirancang secara khusus untuk form factor foldable. Animasi pada perangkat juga memberikan pengalaman berbeda ketika digunakan secara langsung.

“Animasi yang ada di iPhone Duo sebenarnya tidak terlalu disorot Apple secara langsung, tetapi setelah dicoba ternyata memberikan impresi yang kuat,” ujarnya.

Baca Juga:  Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

Build Quality dan Layar Dalam Dipuji

Sebagai perangkat foldable generasi pertama Apple, kualitas konstruksi menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian.

Malvin menilai build quality serta layar bagian dalam iPhone Duo menjadi dua aspek yang sangat menonjol.

“Terutama kalau dinilai dari build quality dan inner screen sebagai foldable, ini bisa dibilang yang terbaik,” ungkapnya.

Menurut dia, keputusan Apple masuk belakangan ke pasar ponsel lipat justru membuat iPhone Duo tidak terasa seperti produk yang masih dalam tahap eksperimen.

Bobot Lebih dari 250 Gram Jadi Kompromi

Di balik sejumlah keunggulan tersebut, bobot menjadi salah satu kekurangan yang cukup terasa.

Dengan berat lebih dari 250 gram, iPhone Duo dinilai cukup berat dibandingkan tren sejumlah ponsel lipat terbaru yang semakin tipis dan ringan.

“Bobot yang cukup terasa, 250 gram lebih, di saat foldable lain sudah lebih ringan dari smartphone candybar biasa,” kata Malvin.

Selain bobot, format layar lipat juga memiliki keterbatasan. Aktivitas yang membutuhkan ruang vertikal panjang, seperti chatting, menurut Malvin masih bisa terasa kurang ideal.

“Mungkin mirip seperti foldable lain dengan form factor sama, kesulitan ada di hal yang membutuhkan vertical space seperti chatting,” jelasnya.

Baca Juga:  Sejasa Net Hadirkan Layanan Pembuatan PT Perorangan di Kabupaten Langkat

Artinya, layar yang lebih besar tidak otomatis membuat seluruh aktivitas menjadi lebih nyaman. Pengalaman tetap bergantung pada jenis aplikasi serta bagaimana konten ditampilkan pada rasio layar tersebut.

Berpotensi Gantikan iPhone dan iPad Mini

Meski memiliki sejumlah kompromi, layar besar iPhone Duo justru menjadi daya tarik utama bagi pengguna tertentu.

Malvin menilai perangkat ini berpotensi menjadi pilihan bagi pengguna yang selama ini menggunakan iPhone sekaligus iPad mini.

“Buat yang ingin tablet dan hape dalam satu form factor, mungkin pengguna iPad Mini dan iPhone ini akan jadi sebuah device yang mengakomodasi kedua kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pengguna iPhone dan iPad, khususnya iPad mini, menjadi kelompok yang berpotensi mendapatkan manfaat paling besar dari perangkat tersebut.

Meski berada di segmen premium, Malvin menilai iPhone Duo tetap menawarkan nilai yang menarik. Namun, keputusan apakah perangkat tersebut layak dibeli pada akhirnya kembali kepada kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna.

“Saya pribadi merasakan ada value yang diberikan lebih oleh Apple di iPhone Duo yang membuat dia cukup worth it, walau balik lagi value setiap orang akan subjektif,” pungkasnya.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Buka Kerja Sama Teknologi dengan AS, Kedaulatan Digital Tetap Jadi Prioritas
HTML: Tulang Punggung Website Modern
Google Diduga Salah Blokir Ribuan Blog Blogger, Pengguna Diminta Segera Ajukan Banding Sebelum 90 Hari
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen
Mengapa Sekolah dan Kampus di Banda Aceh Memilih Betavo Audio untuk Kebutuhan Sound System?
Ajaib Group Resmikan Kantor di Bangkok, Perkuat Ekspansi Regional di Asia Tenggara
MyPertamina! Ini Cara Daftar, Dapat Barcode, dan Cek Status Subsidi Tepat
iPhone 17e Siap Meluncur 19 Februari 2026? Bocoran Spek Gahar, Chip A19 dan Dynamic Island Jadi Senjata Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:14 WIB

iPhone Duo Dinilai Matang sebagai Foldable Pertama Apple, Tapi Bobot Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Indonesia Buka Kerja Sama Teknologi dengan AS, Kedaulatan Digital Tetap Jadi Prioritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:42 WIB

HTML: Tulang Punggung Website Modern

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Google Diduga Salah Blokir Ribuan Blog Blogger, Pengguna Diminta Segera Ajukan Banding Sebelum 90 Hari

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:47 WIB

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Terbaru