Shock! Hampir 50 Tentara Israel Bunuh Diri Usai Perang Gaza, Beban Psikologis Tak Tertahankan?

- Pewarta

Selasa, 5 Agustus 2025 - 05:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Tentara Israel

Tentara Israel

Tel Aviv, Langkatoday – Fakta mencengangkan muncul di balik agresi militer Israel ke Jalur Gaza. Di tengah sorotan dunia atas invasi yang mematikan, kini militer Israel menghadapi krisis internal yang tak kalah serius: gelombang bunuh diri di kalangan tentaranya sendiri.

Data yang dirilis media Israel Haaretz memperlihatkan kenyataan pahit: hampir 50 tentara Israel mengakhiri hidup sejak agresi ke Gaza pecah Oktober 2023.

Tahun 2025 saja mencatat 17 kasus bunuh diri, disusul 24 kasus pada 2024, dan 17 kasus lainnya pada 2023—tujuh di antaranya terjadi langsung pasca perang dimulai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka yang mengejutkan dan mengungkap sisi suram dari mesin perang Israel.

Pemicunya? Tak lain adalah trauma akut dan minimnya perhatian serius terhadap kesehatan mental di tubuh militer. Haaretz menyebut, ketersediaan psikiater, psikolog, hingga pekerja sosial di lingkungan militer sangat minim. Padahal tekanan mental selama operasi militer di Gaza begitu intens.

Baca Juga:  Mojtaba Khamenei Tegaskan Perdamaian Akan Terjadi saat AS-Israel Bertekuk Lutut

Lebih tragis lagi, para tentara yang bertugas di unit identifikasi jenazah—yang harus menghadapi potongan tubuh rekannya sendiri—justru termasuk kelompok paling rentan. Salah satu kasus terbaru terjadi pada Senin (4/8/2025), ketika seorang tentara cadangan ditemukan tewas bunuh diri di Ofakim. Ia diketahui bertugas mengidentifikasi jasad-jasad tentara yang gugur.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Israel benar-benar siap secara mental untuk perang yang mereka mulai sendiri?

Militer Israel mengakui bahwa ratusan tentaranya kini masuk ke divisi rehabilitasi militer tiap bulan, mayoritas dengan diagnosis PTSD (Gangguan Stres Pascatrauma). Namun, tidak ada sistem dukungan memadai bagi mereka—baik saat aktif bertugas maupun setelah pensiun.

Fakta ini membongkar sisi lain dari agresi militer yang jarang diungkap: kehancuran mental pasukan sendiri.

Sementara itu, publik Israel mulai kehilangan kepercayaan. Data resmi menyebut 898 tentara tewas dan 6.134 terluka sejak Oktober 2023. Namun banyak yang menduga angka sebenarnya jauh lebih besar dan sengaja ditutupi.

Baca Juga:  Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Di sisi lain, penderitaan di Gaza justru jauh lebih masif. Lebih dari 60.000 warga Palestina tewas akibat pemboman tanpa henti, jutaan lainnya menghadapi krisis kelaparan dan runtuhnya layanan kesehatan.

Dua LSM besar Israel, B’Tselem dan Physicians for Human Rights-Israel, bahkan menyebut agresi ke Gaza sebagai genosida. Mereka menuduh pemerintah Israel sengaja menghancurkan masyarakat Palestina dan sistem pendukung hidup mereka.

Dunia internasional pun mulai bergerak. Mahkamah Internasional (ICJ) kini mengusut tuduhan genosida terhadap Israel. Sementara Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan eks Menhan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Kini, derita tak hanya datang dari korban sipil Gaza—tapi juga dari mereka yang dikirim untuk menembak, membom, dan menyaksikan kehancuran itu sendiri.

Perang telah berubah menjadi bumerang psikologis bagi tentaranya sendiri.

Dan yang lebih menyakitkan: tak ada kemenangan dalam perang yang menghancurkan semua sisi kemanusiaan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Tun Dr Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun
Polisi Sebut Wanita yang ‘Digoyang’ Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Sosok Sika Ae, Wanita Simpanan Biksu yang Digoyang di Meja Makan
Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya
Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman
Indonesia Buka Kerja Sama Teknologi dengan AS, Kedaulatan Digital Tetap Jadi Prioritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Tun Dr Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:32 WIB

Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 12:43 WIB

Polisi Sebut Wanita yang ‘Digoyang’ Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosok Sika Ae, Wanita Simpanan Biksu yang Digoyang di Meja Makan

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB