Di Sidang PBB Netanyahu Janji Musnahkan Hamas

- Pewarta

Sabtu, 27 September 2025 - 09:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali memicu kontroversi dalam pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB, Jumat (26/9/2025). Di tengah ejekan dan aksi walk out dari sejumlah delegasi, Netanyahu bersumpah akan memblokir terbentuknya negara Palestina, sembari menuding para pemimpin Eropa mendorong Israel ke arah “bunuh diri nasional” dengan memberi penghargaan kepada Hamas.

Dalam pidato penuh emosi itu, Netanyahu menegaskan tekadnya untuk melanjutkan perang hingga Hamas benar-benar ditumpas.

“Israel tidak akan membiarkan Anda memaksakan terbentuknya negara teroris kepada kami,” ujarnya, dikutip AFP, Sabtu (27/9/2025).

Bantah Tuduhan Genosida

Netanyahu juga menolak tudingan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza. Ia berdalih Israel telah berulang kali menyebarkan selebaran untuk memperingatkan warga sipil sebelum melancarkan serangan udara dan darat.

Meski demikian, data korban menunjukkan kesenjangan yang mencolok. Konflik bermula pada 7 Oktober 2023 ketika serangan Hamas menewaskan 1.219 orang, mayoritas warga sipil. Itu menjadi hari paling mematikan sepanjang sejarah Israel.

Sebagai balasan, serangan Israel justru menelan korban jauh lebih besar. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, yang datanya dianggap kredibel oleh PBB, hingga kini lebih dari 65.500 warga Palestina tewas, sebagian besar adalah warga sipil.

Baca Juga:  Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal Akui Palestina sebagai Negara Merdeka

Peta Konflik yang Makin Suram

Pernyataan Netanyahu kian mempertegas sikap Israel yang menolak solusi dua negara, di saat semakin banyak negara, termasuk Kanada, Inggris, Australia, dan Portugal, telah resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

PBB sendiri terus mendesak penghentian perang, namun tanpa adanya konsensus global, konflik Israel–Palestina masih berpotensi berlarut-larut dengan angka korban sipil yang terus meningkat.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Tun Dr Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun
Polisi Sebut Wanita yang ‘Digoyang’ Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Sosok Sika Ae, Wanita Simpanan Biksu yang Digoyang di Meja Makan
Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya
Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman
Indonesia Buka Kerja Sama Teknologi dengan AS, Kedaulatan Digital Tetap Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Tun Dr Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:32 WIB

Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 12:43 WIB

Polisi Sebut Wanita yang ‘Digoyang’ Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosok Sika Ae, Wanita Simpanan Biksu yang Digoyang di Meja Makan

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB