Pesan Terakhir Istri Praka Farizal Rhomadhon Sebelum Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon

- Kontributor

Senin, 30 Maret 2026 - 22:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar TNI setelah gugurnya Praka Farizal Rhomadhon (28), prajurit Yonif 113/Jaya Sakti Kodam Iskandar Muda, dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.

Praka Farizal Rhomadhon, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi korban gugur atas serangan Israel di Lebanon Selatan, Ahad (29/3).

Di balik kabar duka itu, tersimpan kisah haru dari sang istri, Fafa Nur Azila (25), yang meninggalkan jejak terakhir penuh cinta di media sosial suaminya.

Pada 17 Januari 2026, Azila menuliskan satu kata sederhana di unggahan Instagram Farizal: “Suamii”, disertai ikon hati merah.

Balasan Farizal dengan dua emotikon hati merah menjadi interaksi terakhir mereka di ruang digital.

Tak berhenti di sana, dalam unggahan Azila saat menemani putri kecil mereka bermain di Bireuen pada 28 Maret 2026, Farizal kembali meninggalkan komentar singkat: “Nayol”, dibarengi emotikon wajah tersenyum dengan mata berbentuk hati.

Pesan itu mencerminkan rasa cinta dan kebanggaan seorang ayah terhadap buah hati, Shanaya Almahyra Elshanu, yang baru berusia dua tahun.

Komentar sederhana itu kini menjadi pesan terakhir yang ditinggalkan sang prajurit untuk keluarganya.

Baca Juga:  Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Baru di Tengah Perang, AS Beri Reaksi Keras

Keesokan harinya, Minggu 29 Maret 2026, Farizal gugur akibat serangan artileri Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang menghantam pos kontingen Indonesia di Desa Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan.

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi istri dan anaknya, sekaligus menjadi kehilangan besar bagi bangsa.

Pesan terakhir Azila dan komentar penuh cinta Farizal kini menjadi kenangan abadi.

Bagi keluarga kecil itu, interaksi sederhana di media sosial bukan sekadar tulisan, melainkan simbol kasih sayang yang akan terus hidup meski sang prajurit telah tiada.

Bagi bangsa Indonesia, pengabdian Farizal adalah teladan tentang keberanian, loyalitas, dan cinta yang tak pernah padam—baik untuk negara maupun keluarga.

Penjelasan Mabes TNI

Markas Besar (Mabes) TNI mengatakan, keempat prajurit TNI yang menjadi korban ialah Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan.

Keempat korban merupakan anggota Kompi C United Nations Position (UNP) 7-1 dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) XXIII-S yang tergabung dalam UNIFIL.

“Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (30/3).

Baca Juga:  Quran.com Copot Mishary Rashid sebagai Qari Default Akibat Komentar Dukung AS dalam Konflik dengan Iran

Aulia mengungkapkan, untuk penanganan medis, dua prajurit yang mengalami luka ringan dirawat di Hospital Level I UNIFIL, yakni fasilitas kesehatan dasar milik pasukan PBB.

Sementara itu, prajurit yang mengalami luka berat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St George di Beirut untuk perawatan lanjutan.

“Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut,” ungkap dia.

TNI menyatakan, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, yang ditandai dengan saling serang artileri. Hingga kini, belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut, dan investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.

Sebagai langkah antisipasi, TNI meningkatkan kewaspadaan seluruh personel sesuai Standard Operating Procedure (SOP) atau prosedur operasional standar yang berlaku dalam misi UNIFIL.

“TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit,” ujar dia.

Selain itu, TNI terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah darurat (kontingensi) sesuai kondisi di wilayah penugasan di Lebanon.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tujuh Tentara AS Tewas Baku Hantam Sesama Mereka di Kapal Induk USS Lincoln
Mbappe Cetak Sejarah! Raih Golden Boot Kedua dan Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia
Spanyol Juara Dunia 2026, Pecahkan Rekor Italia yang Bertahan Bertahun-tahun
Drama 10 Gol di Miami! Tekuk Prancis 6-4, Inggris Segel Medali Perunggu Piala Dunia 2026
Tuan Rumah Menyala! Meksiko Jadi Tim Pertama yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Uzbekistan vs Kolombia: Debutan Asia Ditantang Los Cafeteros di Grup K Piala Dunia 2026
Rating Pemain Portugal vs RD Kongo: Joao Neves Bersinar, Ronaldo Belum Maksimal
Hasil Portugal vs RD Kongo: Cristiano Ronaldo Tak Mampu Bawa Timnya Menang

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Tujuh Tentara AS Tewas Baku Hantam Sesama Mereka di Kapal Induk USS Lincoln

Senin, 20 Juli 2026 - 07:08 WIB

Mbappe Cetak Sejarah! Raih Golden Boot Kedua dan Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 06:41 WIB

Spanyol Juara Dunia 2026, Pecahkan Rekor Italia yang Bertahan Bertahun-tahun

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:26 WIB

Drama 10 Gol di Miami! Tekuk Prancis 6-4, Inggris Segel Medali Perunggu Piala Dunia 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:55 WIB

Tuan Rumah Menyala! Meksiko Jadi Tim Pertama yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Berita Terbaru