Kasus Korupsi Rp49,9 Miliar di Langkat Jalan di Tempat, Mantan Pj Bupati Faisal Hasrimy Belum Tersentuh

- Pewarta

Selasa, 12 Agustus 2025 - 07:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Mantan Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy

Mantan Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy

Stabat, Langkatoday – Proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat senilai Rp49,9 miliar tahun anggaran 2024, terus menjadi sorotan publik.

Saat itu, posisi Pjs Bupati Langkat dijabat oleh Faisal Hasrimy, yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

Meski Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat telah memeriksa sekitar 18 orang saksi, hingga kini belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.

Lebih dari itu, kuasa pemegang anggaran pada masa itu, yakni Pjs Bupati, bahkan belum pernah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Pengamat hukum Rina Melati Sitompul, SH, MH, menilai lambannya penetapan tersangka bisa jadi menandakan prosesnya masih berada pada tahap penyelidikan.

Baca Juga:  Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Tiorita Teken MoU Bersama Kejari, Kemenag, BPN dan BWI

“Dengan adanya laporan, akan dilakukan pemeriksaan saksi untuk memastikan siapa yang melakukan perbuatan korupsi. Jika sudah ditemukan dugaan yang kuat, barulah masuk tahap penyidikan dengan upaya paksa seperti penetapan tersangka atau penahanan,” jelas Rina, Senin (11/8).

Ia menegaskan, jika nanti dua alat bukti terpenuhi, Pjs Bupati selaku penanggung jawab anggaran dapat dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Terhadap proses pemeriksaan yang belum melibatkan Pjs Bupati Langkat, dimungkinkan akan dilakukan jika pengembangan penyidikan sudah mengarah ke sana,” tambahnya.

Sebelumnya, Kejari Langkat telah memeriksa oknum kepala bidang di Dinas Pendidikan Langkat berinisial MF, yang diperiksa awal pekan lalu sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan.

Baca Juga:  Harga Seporsi Bakso di Restoran Raffi-Nagita Rp 477 Ribu

Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat, Ika Lius Nardo, membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Benar, dimintai keterangan. Jumlah yang dimintai keterangan sejauh ini masih sama dengan yang lalu, sebanyak 18 orang. Permintaan keterangan kemarin merupakan keterangan tambahan dari orang yang sudah pernah diperiksa,” ujarnya singkat, Jumat (8/8).

Kasus ini bermula dari dugaan korupsi pengadaan smartboard senilai Rp49,9 miliar yang dianggarkan pada 2024.

Hingga kini, publik menanti langkah tegas Kejari Langkat untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya
Momen Saat Tiorita Cek Mobil Kadiskominfo Langkat: Ini Masih Bagus Semua?
Tiorita Perintahkan OPD Bergerak: THM Blue Night Tak Boleh Dibangun Kembali
P-APBD 2026 Disahkan, Tiorita Tekankan Manfaat Nyata untuk Masyarakat Langkat
Penataan Perangkat Daerah Jadi Sorotan, Tiorita: Pelayanan Publik Harus Semakin Optimal
4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas
Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman
Sidang Investasi Bodong PT DSI: Dude Harlino Beberkan Kronologi Awal Menjadi Brand Ambassador Berhonor Rp1,5 Miliar Per Tahun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:28 WIB

Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya

Jumat, 11 September 2026 - 10:40 WIB

Momen Saat Tiorita Cek Mobil Kadiskominfo Langkat: Ini Masih Bagus Semua?

Jumat, 11 September 2026 - 09:49 WIB

Tiorita Perintahkan OPD Bergerak: THM Blue Night Tak Boleh Dibangun Kembali

Jumat, 11 September 2026 - 09:23 WIB

Penataan Perangkat Daerah Jadi Sorotan, Tiorita: Pelayanan Publik Harus Semakin Optimal

Kamis, 10 September 2026 - 14:45 WIB

4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas

Terbaru