Israel Jalani Malam yang Sulit: 2 Kota Hancur Dihantam Rudal Balistik Iran, Ratusan Orang jadi Korban

- Kontributor

Senin, 23 Maret 2026 - 05:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Israel menghadapi “malam yang sangat sulit” setelah dua rudal balistik Iran menembus sistem pertahanan udara dan menghantam wilayah selatan negara itu pada Sabtu (21/3) malam.

Serangan menargetkan kota Arad dan Dimona, menyebabkan kerusakan besar di kawasan permukiman dan menimbulkan korban luka-luka.

Kegagalan sistem pertahanan udara Israel menjadi sorotan utama. Petugas pemadam kebakaran menyatakan,

“Di baik Dimona maupun Arad, rudal pencegat diluncurkan, tetapi gagal mengenai sasaran, mengakibatkan dua serangan langsung oleh rudal balistik dengan hulu ledak seberat ratusan kilogram.”

Serangan tersebut menimbulkan kawah besar di lokasi ledakan.

Bagian depan bangunan rusak parah, dengan puing-puing berserakan di sekitarnya. Petugas medis melaporkan lebih dari 100 orang luka-luka akibat serangan:

  • Arad: 75 korban, 10 orang dalam kondisi serius.
  • Dimona: 33 korban luka, termasuk anak laki-laki 10 tahun dalam kondisi serius.
Baca Juga:  Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal Akui Palestina sebagai Negara Merdeka

Unit pertolongan pertama Magen David Adom menyatakan, “Di antara mereka ada 10 pasien dalam kondisi serius, 13 pasien dalam kondisi sedang, dan 48 pasien dalam kondisi ringan.”

Petugas medis di lokasi, Riyad Abu Ajaj, menggambarkan situasi sebagai penuh kepanikan dan kekacauan.

Dinas pemadam kebakaran melaporkan tiga bangunan terdampak di Arad, dengan satu di antaranya mengalami kebakaran. Di Dimona, kawah besar terlihat di darat, logam bengkok, dan puing berserakan.

Baca Juga:  Timur Tengah Memanas, Aliansi Negara Teluk Siap Balas Serangan Drone dan Rudal Iran

Militer Israel menegaskan akan menyelidiki penyebab kegagalan sistem pertahanan udara. Juru bicara militer, Brigadir Jenderal Effie Defrin, menulis di X:

“Sistem pertahanan udara beroperasi, tetapi tidak mencegat rudal, kami akan menyelidiki insiden tersebut dan belajar darinya.”

Pemerintah Iran menyebut serangan ini sebagai balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas nuklir di Natanz. Dimona sendiri dikenal sebagai situs nuklir Israel yang selama ini diselimuti kebijakan ambiguitas, dengan fokus pada penelitian.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menggambarkan situasi tersebut sebagai “malam sulit” di tengah konflik yang terus memanas, menyiratkan ketegangan tinggi di kawasan tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas
RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal
Sah! Pemkab dan DPRD Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2026
Margono Djojohadikusumo: Kakek Prabowo, Pendiri BNI yang Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir
Hasto di Samosir: Indonesia Rumah Bersama, Danau Toba Harus Dijaga untuk 100 Tahun ke Depan
Pangkalan Brandan Lautan Api: Ketika Rakyat Langkat Membakar Kilang Minyak demi Mempertahankan Kemerdekaan
Tujuh Tentara AS Tewas Baku Hantam Sesama Mereka di Kapal Induk USS Lincoln

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:02 WIB

RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Sah! Pemkab dan DPRD Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Margono Djojohadikusumo: Kakek Prabowo, Pendiri BNI yang Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Hasto Kristiyanto Hadirin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Samosir

Berita Terbaru