HEBOH! Dugaan Bantuan Banjir Ditimbun hingga Busuk, DPRD Tapteng Lapor Polisi: Ada yang Dijual?

- Kontributor

Sabtu, 25 April 2026 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

TAPTENG, Langkatoday.com — Dugaan penimbunan dan penyalahgunaan bantuan banjir mengguncang Kabupaten Tapanuli Tengah. Ketua Fraksi Gerindra DPRD setempat, Deni Herman Hulu, resmi melaporkan temuan beras bantuan yang membusuk serta indikasi penyelewengan sembako ke Polres Tapanuli Tengah.

Laporan tersebut diajukan melalui pengaduan masyarakat (dumas) yang diserahkan ke bagian SPKT Polres Tapteng pada Kamis (23/4). Deni menyebut, langkah ini diambil setelah dirinya menemukan langsung dugaan penimbunan bantuan di posko bencana di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

“Kedatangan kami ke Polres untuk mengantarkan pengaduan masyarakat terkait penimbunan sembako di Hutanabolon,” ujar Deni, Jumat (24/4).

Dalam laporan tersebut, disebutkan berbagai jenis bantuan ditemukan menumpuk, mulai dari beras, mi instan, roti, popok bayi hingga tikar. Ironisnya, sebagian beras bahkan dilaporkan telah membusuk sebelum sempat disalurkan kepada warga terdampak banjir.

Baca Juga:  Massa DPN Kembali Datangi Kantor DJP Wilayah I Sumut, Soroti Kinerja dan Standarisasi K3

Tak hanya itu, muncul dugaan bantuan dikeluarkan secara diam-diam pada malam hari. Informasi yang dihimpun menyebutkan hal tersebut memicu kemarahan warga yang merasa bantuan tidak disalurkan secara adil.

“Warga kecewa karena bantuan tidak diterima saat sangat dibutuhkan. Bahkan sempat terjadi kerumunan karena emosi masyarakat,” tulis laporan tersebut.

Lebih jauh, Deni juga menyoroti dugaan penyelewengan bantuan susu bermerek Bear Brand yang disebut berasal dari Prabowo Subianto. Ia mengaku tidak ada warga yang menerima bantuan tersebut.

“Kami menduga bantuan susu itu tidak sampai ke masyarakat dan justru diperjualbelikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Amsal Sitepu Bebas Sementara! DPR RI Kirim Surat, Hakim Langsung Kabulkan

Atas temuan tersebut, DPRD Tapteng mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya, temuan ini mencuat ke publik melalui video inspeksi mendadak yang dilakukan Deni di posko logistik Simpang Sipange. Dalam video tersebut terlihat tumpukan beras di dalam tenda posko.

Menurut keterangan penjaga posko, bantuan belum dibagikan karena menunggu jumlah cukup agar merata. Namun, pengakuan warga justru berbeda.

“Masyarakat bilang bantuan tidak pernah dibagi. Hanya keluarga tertentu yang dapat,” ungkap Deni.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan memicu pertanyaan serius terkait transparansi penyaluran bantuan bencana di daerah tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Berita Terbaru