Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

- Pewarta

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Kubu Raya, Langkatoday.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya mengerahkan berbagai unsur untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang apinya telah menjalar dari Sekunder A hingga Sekunder C di Kecamatan Rasau Jaya.

Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan kunjungan Gubernur Kalbar merupakan bentuk perhatian pemerintah sekaligus untuk melihat langsung kondisi kebakaran di lapangan.

“Alhamdulillah Pak Gubernur turun langsung melihat situasi dan kondisi,” ujar Sukiryanto ketika mendampingi Gubernur Kalbar, Ria Norsan, saat meninjau langsung lokasi karhutla di Sekunder C, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalbar, Rabu (2/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sukiryanto, kebakaran di Sekunder C bukan merupakan titik awal munculnya api. Berdasarkan informasi yang diterimanya, api berasal dari kawasan Sekunder A dan merambat hingga Sekunder C.

Lahan yang terbakar disebut merupakan milik masyarakat. Berdasarkan informasi sementara yang diterima pemerintah daerah, kebakaran tersebut tidak memiliki unsur kesengajaan.

Baca Juga:  Kasus Koperasi Swadharma, BNI Siapkan Pembayaran Ganti Rugi Rp472 Juta

“Ini sebenarnya bukan di sini awal kebakarannya, tetapi dari Sekunder A sampai ke Sekunder C. Ini lahan masyarakat yang tidak ada unsur kesengajaan dan memang ini imbas dari Sekunder B,” katanya.

Dalam penanganan karhutla, pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi terus mengerahkan sumber daya di sejumlah lokasi. Gubernur bersama jajaran kepala perangkat daerah provinsi turun ke Sekunder C, sedangkan Bupati Kubu Raya mendampingi Kapolda Kalbar melakukan peninjauan di lokasi lainnya.

Sukiryanto juga menyampaikan imbauan Bupati Kubu Raya kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar ikut terlibat dalam penanganan karhutla.

Dukungan dapat diberikan dalam bentuk tenaga maupun bantuan material bagi masyarakat terdampak serta petugas yang melakukan pemadaman.

Sementara itu, Gubernur Kalbar, Ria Norsan, mengatakan berbagai unsur telah dikerahkan untuk menangani karhutla, mulai dari tenaga kesehatan, TNI-Polri, hingga masyarakat.

“Jadi semua kita gerakkan. Dari tenaga kesehatannya, dari TNI-Polrinya, kemudian masyarakatnya. Semua kita gerakkan,” ujar Ria Norsan.

Menurutnya, Kabupaten Ketapang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius karena kondisi titik api. Upaya pemadaman melalui water bombing sebelumnya belum dapat dilakukan secara optimal akibat pekatnya asap.

Baca Juga:  Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

“Yang paling parah itu sekarang titik api di Ketapang,” katanya.

Pemerintah juga masih mengupayakan teknologi modifikasi cuaca untuk membantu penanganan karhutla. Namun, pelaksanaannya bergantung pada keberadaan bibit awan yang memungkinkan dilakukan penyemaian.

Ria Norsan berharap hujan turun pada periode 3–9 September 2026 sehingga dapat membantu proses pemadaman karhutla di sejumlah wilayah Kalbar.

Ia turut mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik lahan kosong, pertanian, maupun perkebunan, agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, kebakaran lahan dapat berdampak luas terhadap masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan akibat asap hingga terganggunya transportasi udara. Terlebih, lokasi karhutla di Sekunder C berada tidak jauh dari kawasan Bandara Supadio.

“Tolonglah, karena kasihan. Gara-gara satu orang membakar, yang korban ribuan orang yang kena asap dan lain sebagainya. Penerbangan juga nggak bisa,” tegasnya.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu
Nasib Kepsek dan Bu Guru SD Pekalongan Ngeseks di Sekolah, Resmi Dipecat dari ASN
Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Dikabarkan Diperiksa Polda Sumut
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Senin, 28 September 2026 - 03:14 WIB

IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus

Minggu, 27 September 2026 - 08:14 WIB

Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral

Sabtu, 26 September 2026 - 19:05 WIB

Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu

Rabu, 23 September 2026 - 14:50 WIB

Nasib Kepsek dan Bu Guru SD Pekalongan Ngeseks di Sekolah, Resmi Dipecat dari ASN

Terbaru

Hukum

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:51 WIB