Geger! Wanita Asal Langkat Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Batam

- Pewarta

Jumat, 12 September 2025 - 10:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

BATAM (Langkatoday) – Warga Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita muda yang mengapung di laut, Rabu (10/9/2025) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jasad tersebut belakangan diketahui bernama Siti Patimah (19), asal Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Mayat Siti pertama kali terlihat warga sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu kondisi air laut sedang surut, dan jasad korban tersangkut di jaring ikan atau kelong milik warga.

“Awalnya dikira boneka, setelah dicek pakai kamera ponsel ternyata manusia. Kami langsung lapor ke RT,” ujar Habibi (28), salah satu saksi mata, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga:  Viral SD di Langkat Jadi Tempat Simpan Mesin Judi, Plt Kadisdik: “Yang Sebar Video Niatnya Nggak Baik!

Korban ditemukan dalam kondisi masih utuh, memakai baju hitam lengan panjang, celana abu-abu, jilbab abu-abu, dan sepatu hitam.

Evakuasi jasad dilakukan warga bersama polisi dengan tandu dari tengah laut menuju daratan sejauh sekitar 200 meter. Proses ini memakan waktu setengah jam karena kondisi tubuh korban cukup berisi dan jalur evakuasi berlumpur akibat air surut.

“Kami angkat bertiga lalu dibantu satu orang lagi. Setelah sampai tepi, baru jenazah dimasukkan ke kantong dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri,” kata Uluk, Ketua RT 002/RW 010 Piayu Laut.

Baca Juga:  Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak

Hasil pemeriksaan sidik jari mengungkap identitas korban sebagai Siti Patimah, kelahiran Langkat, Sumut. Hingga kini, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Camat Sei Beduk, Rifandi Malik, membenarkan laporan penemuan mayat tersebut.

“Kami masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian terkait penyebab kematian korban,” ujarnya.

Kasus ini kini ditangani Satpolair Polresta Barelang, mengingat lokasi penemuan berada di perairan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci
Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Terbaru