Stabat, Langkatoday.com – Harapan masyarakat pengguna Jalan Nasional Lintas Sumatera ruas Gebang-Hinai, Kabupaten Langkat, untuk segera melihat jalan kembali mulus sempat muncul ketika alat yang disebut akan digunakan untuk pekerjaan pengaspalan tiba di lokasi pada Kamis (1/10) sekitar pukul 00.10 WIB.
Kedatangan alat tersebut sempat membuat warga lega. Sebab, sebelumnya masyarakat menunggu realisasi perbaikan jalan yang telah disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Langkat bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Namun, harapan tersebut kembali berubah menjadi kekecewaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, alat yang didatangkan untuk mendukung pekerjaan pengaspalan disebut mengalami kerusakan, sehingga pekerjaan belum dapat dilaksanakan hingga Jumat (2/10).
Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan kesiapan pelaksanaan pekerjaan. Apalagi, sejumlah bagian jalan sebelumnya telah dikupas sehingga permukaan jalan menjadi tidak rata dan membutuhkan penanganan agar kembali nyaman dan aman dilalui.
Warga: Kami Sempat Senang, Tapi Kembali Kecewa
Seorang warga bernama Suparman yang ditemui di sekitar lokasi mengaku sempat merasa senang ketika melihat peralatan pekerjaan tiba pada tengah malam.
“Kami sempat senang waktu melihat alat datang. Kami pikir besoknya jalan langsung dikerjakan dan diaspal. Tapi ternyata sampai sekarang belum juga bisa dikerjakan karena informasinya alatnya bermasalah,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat sebenarnya tidak menuntut pekerjaan dilakukan secara tergesa-gesa. Warga hanya berharap pekerjaan yang sudah dijanjikan benar-benar dilaksanakan dengan persiapan yang matang.
“Yang kami harapkan sebenarnya sederhana, jalan ini segera diperbaiki. Kalau alat sudah datang, tentu kami berharap pekerjaan langsung berjalan. Jangan sampai masyarakat kembali menunggu tanpa kepastian,” katanya.
Ia juga berharap pihak pelaksana memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kendala yang terjadi serta memastikan kapan pekerjaan pengaspalan benar-benar dimulai.
Jangan Sampai Janji Berhenti di Kedatangan Alat
Sebelumnya, dalam RDP DPRD Langkat, BBPJN Sumatera Utara menyampaikan pekerjaan perbaikan ruas Gebang-Hinai dijadwalkan mulai 30 September 2026, dengan nilai kontrak sekitar Rp69,5 miliar dan target penyelesaian paling lambat 20 Oktober 2026.
Dengan adanya kendala peralatan di lapangan, masyarakat berharap pelaksana segera melakukan langkah perbaikan atau mendatangkan peralatan pengganti agar pekerjaan tidak semakin tertunda.
Editor : Fadli













Komentar