Bangun Rumah Tangga Tanpa Kekerasan: Dosen Psikologi IKH Medan Latih Pasangan Muda Kelola Konflik

- Pewarta

Sabtu, 22 November 2025 - 14:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN, LANGKATODAY  Kekerasan emosional (emotional abuse) menjadi salah satu bentuk kekerasan dalam hubungan yang paling sering terjadi namun kerap tidak disadari. 

Berangkat dari keprihatinan atas meningkatnya kasus tersebut, Miskah Afriani, M.Psi., Ph.D., Psikolog, Dosen Program Studi Psikologi, Institut Kesehatan Helvetia Medan (IKH Medan), melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Komunikasi Efektif Pada Pasangan Muda untuk Mengatasi Pola Emotional Abuse dan Menumbuhkan Family Well-Being.”  Sabtu (22/11).

Pernikahan maupun hubungan romantis pada pasangan muda memiliki dinamika unik dan rentan memunculkan pola hubungan tidak sehat apabila komunikasi tidak berjalan dengan baik.

Bentuk emotional abuse sering kali muncul dalam bentuk penghinaan, merendahkan pasangan, pengontrolan, ancaman, hingga praktik gaslighting, yang merusak kondisi psikologis korban tanpa meninggalkan tanda fisik.

Baca Juga:  Dosen IJM Langkat Tunjukkan Semangat Persiapkan Akreditasi Perbankan Syariah

Menurut laporan GOOD Stat per 4 September 2025, tercatat 10.240 kasus kekerasan psikis/KDRT secara nasional.

Angka tersebut menggambarkan bahwa kekerasan emosional merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian dan intervensi berkelanjutan, terutama pada pasangan muda yang sedang membangun rumah tangga.

Dalam kegiatan PkM ini, Miskah Afriani menegaskan bahwa komunikasi efektif adalah salah satu kunci utama dalam mencegah emotional abuse. Melalui komunikasi asertif, pasangan dapat:

  • Menyampaikan perasaan tanpa menyerang,
  • Mendengarkan secara aktif,
  • Menghormati batasan pribadi,
  • Mengelola emosi secara sehat,
  • Membangun kepercayaan dan rasa aman dalam hubungan.
Baca Juga:  Dosen Institut Kesehatan Helvetia Bangun Budaya Berbahasa Inggris Lewat Program Daily English Activities di SD Amanah I

Ia juga memperkenalkan strategi Collaborative Communication seperti menentukan waktu khusus untuk membahas konflik (conflict appointment) serta menyepakati rules of communication, antara lain tidak meninggikan suara, tidak membuka kembali kesalahan lama, tidak meninggalkan ruangan tanpa kesepakatan, dan memberi ruang bicara yang seimbang.

“Ketika pasangan memahami cara berbicara dan cara mendengarkan, tensi konflik menurun secara signifikan. Komunikasi efektif bukan hanya alat untuk menghindari pertengkaran, tetapi fondasi untuk membangun keluarga yang aman, suportif, dan sejahtera,” ujar Miskah.

Program edukasi ini diharapkan menjadi upaya konkret dalam meningkatkan literasi komunikasi keluarga di Indonesia serta mendorong terciptanya hubungan yang sehat, setara, dan bebas dari kekerasan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti
Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta
Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi
MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan
Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan
Tiorita Ajak ASN Langkat Rutin Donor Darah: Sehat untuk Diri, Bermanfaat bagi Sesama
Menkes: Jika MBG Berhasil, Banyak Masalah Kesehatan Bisa Diselesaikan
RCW Desak Aparat Usut Dugaan Penyusutan Lahan Hibah Negara Universitas Amir Hamzah

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:27 WIB

Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:25 WIB

MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan

Terbaru

Berita

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:46 WIB