Medan, Langkatoday.com – Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Badar bersama Yayasan Peduli Kebaikan Dunia menggelar program Pangkas Gratis di lingkungan masjid Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (18/9). Kegiatan ini sebagai upaya memberdayakan masjid lebih bermanfaat bagi masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial.
Zufri Harahap selaku ketua pembangunan masjid menyampaikan, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar dengan memberikan layanan pangkas gratis, bisa tampil rapi, bersih dan percaya diri. Juga untuk meringankan beban masyarakat.
Program ini kerja sama dengan Yayasan Peduli Kebaikan Dunia (YPKD) juga turut didukung Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Kita ingin, masjid ini memberikan dan dampak bagi masyarakat. Kalau selama ini masjid membutuhkan bantuan, tapi kali ini dan sudah saatnya masjid yang memberikan bantuan,” tukasnya.
Ke depan, katanya, program akan ditingkatkan, dengan menghimpun sponsor dan donatur, berbagai giat sosial semacam akan ditingkatkan. Masjid ini diketahui juga baru menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan membagikan paket sembako bagi kaum dhuafa. Masjid Al Badar ini, berada di lokasi strategis yakni di pinggir jalan besar dan dekat pintu masuk Kota Medan.
“Para jemaah dominan pengguna lalu lintas. Karena itu kami ingin berikan layanan dan pusat keagamaan masyarakat. Ke depan akan dibangun rumah tahfiz, tempat singgah atau rest area bagi musafir. Tujuannya memberikan layanan terbaik untuk masyarakat, misalnya pengguna jalan yang mau ke arah Binjau atau Langkat dan Provinsi Aceh,” urainya.

Ketua Yayasan Peduli Kebaikan Dunia Ferdiansyam menyampaikan, ini program kali ketiga digelar, sebelumnya dilaksanakan membawa anak yatim rekreasi menggunakan kereta api dari Medan ke Batangkuis, bagi-bagi Alquran ke pengajian dan ini yang ketiga pangkas gratis melibatkan masjid dan melibatkan 10 hairsylist dari Hairstyle Best Haircut dari Jalan Gaperta.
Pangkas gratis ini, jelasnya, digelar selama beberapa jam dengan kuota minimal 100 orang mendapatkan layanan pangkas gratis oleh profesional ini, setiap peserta juga mendapatkan paket makan siang. Ia berharap, ke depan kolaborasi bersama masjid terus ditingkatkan, termasuk rencana menjadikan Masjid Al Badar yang strategis sebagai masjid transit yang aman dan nyaman, masjid sejuta pemuda dengan layanan baik.
“Dengan sasaran yakni di antaranya jemaah dan para ojek online dan tukang becak, dengan Islam hospitality, memberikan layanan seperti bebas parkir, bebas tidur, bisa ngopi, berkumpul dan lainnya. Masjid juga bisa sebagai basecamp dan di masjid sudah ada semua yang dibutuhkan,” ujarnya, sembari menyampaikan bahwa masjid bukan hanya tempat ritual ibadah tapi pusat kegiatan dan pusat peradaban umat.
Penulis : Putra
Editor : Fadli














Komentar