Isu Rotasi Pejabat di Langkat Bergulir Usai Kepala Daerah Dilantik

- Pewarta

Rabu, 19 Februari 2025 - 23:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Bupati Langkat terpilih Syah Afandin dan Tiorita Br Surbakti saat mengikuti gladi resik pelantikan pejabat daerah di Jakarta, Rabu (19/2)

STABAT (Langkatoday) – Isu rotasi untuk jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah di Kabupaten Langkat mulai bergulir jelang pelantikan kepala daerah terpilih hasil pemilihan serentak, beberapa waktu lalu. Bupati Langkat, Syah Afandin pun mengakui hal tersebut.

Dia menyebut, merotasi hingga mengganti pimpinan organisasi perangkat daerah pun akan dilakukan usai resmi dilantik di Istana Merdeka, Kamis (20/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya di Langkat sudah 5 tahun, mereka tau persis karakter saya dalam memimpin. Ada beberapa program yang harus kita kejar tayang, dengan kondisi keuangan yang seperti ini,” ujar politisi yang akrab disapa Ondim tersebut.

Baca Juga:  Polda Sumut Belum Juga Penjarakan Kadisdik dan Kepala BKD Langkat, Padahal Berkas Sudah Lengkap

Langkah awal, Ondim akan mengumpulkan data terkait kinerja kepala OPD yang saat ini masih menjabat. Dia menegaskan, rotasi hingga pergantian dan bahkan disebut ada yang nonjob akan dilakukan secara terbuka.

Tidak ada unsur suka maupun tidak suka. 

“Kita harus fair lah, jangan like or dislike karena kita gak suka atau sebagainya, itu gak benar dan kita gak suka yang seperti itu. Kalau seandainya ini memang mampu, ya kita pertahankan, kalau tidak apa boleh buat, mereka tau itu,” ujar Ondim.

“Saya berpegang teguh, saya muslim, saya tidak punya rasa dendam dan lain sebagainya. Ayo kita jalan bareng membangun Kabupaten Langkat,” sambungnya.

Baca Juga:  China Disebut Mulai Beri Sinyal Dukungan ke Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel

Dia menegaskan, tidak ada lagi kubu-kubuan atau blok-blok setelah hasil pilkada. 

“Hari ini tidak ada lagi 01 atau 02, sudah dihapus. Hari ini adalah kewajiban dan tanggungjawab untuk bergabung kembali. Kita cinta Langkat, kita buktikan, jangan dengan omongan, tapi kita bergabung bersama-sama membangun Langkat,” serunya.

Diketahui sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberikan izin untuk melaksanakan pergantian pejabat atau OPD secepat mungkin setelah kepala daerah yang baru dilantik. Proses mutasi dan rotasi ini bertujuan untuk menyelaraskan komposisi pejabat dengan visi dan misi pemimpin baru, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif. (**)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!
Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution Kini Tegaskan Bertahan di Gerindra

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik

Terbaru