Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

- Pewarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Mantan Komisaris Independen PT PELNI, Dede Budhyarto, mengingatkan para pejabat negara agar tidak larut dalam polemik politik, terutama desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Loyalis Joko Widodo itu meminta pemerintah memprioritaskan tiga persoalan yang dinilainya lebih mendesak, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), serta kesiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Dalam pernyataannya, Selasa (13/10), Dede menyoroti kebakaran yang masih berlangsung, gangguan penerbangan akibat asap, kasus keracunan MBG yang terus menjadi perhatian, hingga berbagai kendala dalam pelaksanaan KDMP.

“Urus dulu yang mendesak dirasakan rakyat sekarang. Pilpres 2029 bisa dibahas nanti,” ujar Dede.

Ia menilai energi pejabat negara semestinya diarahkan untuk menyelesaikan persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, ketimbang terseret dalam pertarungan politik yang berpotensi semakin menghangat menjelang Pemilu 2029.

Dede juga menyinggung masyarakat yang terdampak asap kebakaran, anak-anak yang menjadi korban keracunan MBG, serta pelaksanaan KDMP yang menurutnya masih menghadapi kendala lahan, keterlambatan penyiapan manajer, dan efektivitas operasional.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat menjadikan kinerja partai politik sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan pada pemilu mendatang.

Baca Juga:  Ijazah SMA Tak Punya, MK Diminta Diskualifikasi Pencalonan Gibran

“Semoga rakyat tak lupa. Pada 2029, biarlah rakyat menjatuhkan hukuman politik dengan tidak lagi memilih partai-partai yang lebih sibuk mengumbar dukungan daripada memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.

Pernyataan Dede muncul di tengah menguatnya perdebatan mengenai posisi Gibran sebagai wakil presiden. Sejumlah elemen masyarakat diketahui menyuarakan desakan agar DPR RI memproses pemakzulan putra sulung Jokowi tersebut.

Meski demikian, polemik politik itu berjalan beriringan dengan sejumlah persoalan kebijakan publik yang membutuhkan penanganan pemerintah.

Karhutla, keamanan pelaksanaan program MBG, dan kesiapan KDMP menjadi isu yang memerlukan perhatian serta evaluasi berdasarkan data dan perkembangan di lapangan.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!
Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution Kini Tegaskan Bertahan di Gerindra
Dulu Kerap Kritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gua Menolak Apa?
Rocky Gerung Dilantik Jadi Anggota Wantimpres, Tunduk Hormat kepada Prabowo
Buni Yani: Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!

Terbaru