China Disebut Mulai Beri Sinyal Dukungan ke Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel

- Pewarta

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Beijing, Langkatoday.com – China dilaporkan mulai menunjukkan sinyal dukungan kepada Iran di tengah meningkatnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah laporan menyebutkan dukungan yang diberikan Beijing dapat berupa bantuan finansial, pasokan suku cadang, hingga komponen yang berkaitan dengan sistem persenjataan rudal milik Iran.

Sumber yang mengetahui perkembangan situasi tersebut mengatakan bahwa sebelumnya pemerintah China berupaya menjaga jarak dari keterlibatan langsung dalam konflik tersebut. Namun belakangan, pejabat Amerika Serikat mulai memantau secara serius kemungkinan adanya perubahan sikap Beijing terhadap Teheran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepentingan Energi China

China diketahui merupakan salah satu pembeli utama minyak mentah dari Iran. Hubungan energi antara kedua negara itu menjadi salah satu faktor yang membuat Beijing tetap mempertahankan komunikasi dengan Teheran.

Baca Juga:  Iran Diwarnai Kontroversi Politik, Tetap Rebut Poin Usai Tahan Imbang Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, pemerintah China juga meminta Iran untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu rute distribusi energi paling penting di dunia.

Seorang sumber intelijen menyebutkan China masih berhati-hati dalam memberikan dukungan kepada Iran. Konflik yang semakin meluas dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas pasokan energi global yang sangat dibutuhkan oleh perekonomian China.

Dugaan Keterlibatan Rusia

Laporan yang sama juga mengungkap dugaan keterlibatan Rusia yang disebut memberikan bantuan berupa citra satelit serta informasi intelijen kepada Iran terkait posisi dan pergerakan pasukan Amerika Serikat.

Namun hingga saat ini, Central Intelligence Agency belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.

Ketegangan di Timur Tengah Meningkat

Ketegangan di kawasan semakin meningkat setelah serangan drone Iran di Kuwait pekan lalu dilaporkan menewaskan enam tentara Amerika Serikat serta melukai sejumlah lainnya.

Baca Juga:  Donald Trump Ancam Bakal Pakai Senjata Terkuat Jika Negosiasi AS-Iran Gagal

Iran juga disebut telah meluncurkan ribuan drone tempur serta ratusan rudal yang menargetkan fasilitas militer, kantor diplomatik, serta sejumlah titik strategis yang berkaitan dengan Amerika Serikat.

Sebagai balasan, operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menghantam lebih dari dua ribu lokasi di wilayah Iran.

Situasi tersebut membuat ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin memanas dan memicu kekhawatiran masyarakat internasional terhadap kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas.

Konflik yang terus berlangsung tidak hanya menimbulkan kerusakan besar, tetapi juga meningkatkan jumlah korban jiwa di berbagai wilayah yang terdampak.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Terbaru