Yaqut Tersangka Korupsi Haji, UAS Kenang saat Ceramahnya Ditolak Banser – GP Ansor

- Kontributor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah dua tangkapan layar pemberitaan lama terkait penolakan GP Ansor-Banser terhadap rencana safari dakwahnya di Jepara, Jawa Tengah. Unggahan itu dibagikan melalui akun Instagram pribadinya.

Dua tangkapan layar yang diunggah UAS masing-masing berjudul “Cak Imin: Saya Pembela UAS, Jangan Ada yang Mengadang Beliau” dan “Ini Alasan Ansor Minta Polisi Pertimbangkan Ceramah UAS”.

Unggahan tersebut muncul bertepatan dengan ramainya pemberitaan mengenai penetapan tersangka terhadap mantan Menteri Agama era Presiden Joko Widodo sekaligus mantan Panglima Tertinggi GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Publik kemudian mengaitkan unggahan UAS itu dengan peristiwa lama pada September 2018, ketika GP Ansor Jepara menyatakan keberatan atas rencana kedatangan UAS untuk mengisi ceramah di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Prabowo Tegas: Tidak Akan Bela Noel dalam Kasus Korupsi

Saat itu, Ketua GP Ansor Jepara, H. Syamsul Anwar, menegaskan bahwa sikap mereka bukan bertujuan mengancam atau melarang UAS, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian demi menjaga kondusivitas daerah.

GP Ansor mengaku mencurigai adanya potensi penyusupan atribut organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam acara tersebut. Beberapa poin yang menjadi perhatian mereka antara lain:

  • Beredarnya atribut yang menyerupai bendera HTI di wilayah Jepara menjelang acara,
  • Kekhawatiran akan adanya konsolidasi eks-HTI dalam kegiatan pengajian.

Atas dasar itu, Ansor meminta pihak kepolisian untuk memastikan agar kegiatan tersebut tetap mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, termasuk pengibaran Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca Juga:  Rupiah Tembus Rp17.703 per Dolar AS, Pengamat Soroti Efek Timur Tengah dan Impor Pangan

Sebagai bentuk sikap, ribuan anggota Banser saat itu menggelar apel kebangsaan dan doa bersama di Lapangan Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara, sebagai simbol komitmen menjaga NKRI dan mencegah potensi gesekan sosial.

Di sisi lain, pihak UAS menyebut pembatalan ceramah tersebut terjadi akibat adanya intimidasi. Namun, klaim itu dibantah oleh GP Ansor Jepara yang menegaskan bahwa tidak pernah ada upaya intimidasi, melainkan hanya penyampaian pertimbangan keamanan kepada aparat.

Kini, unggahan ulang UAS atas peristiwa lama itu kembali memantik diskusi publik, terutama karena berbarengan dengan kasus hukum yang menjerat Gus Yaqut, sosok yang saat itu menjabat sebagai Panglima Tertinggi GP Ansor-Banser.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026
Jelang Aksi 27 Agustus, Rekening Aktivis Rp80,9 Juta Ditunda, Pengamat Pertanyakan Dasar Hukumnya
Logo di Gedung Bank Mandiri Dicopot Pasca Viral Blokir Rekening Aktivis, Takut Didemo?

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Berita Terbaru