Viral! Petugas PLN Diduga Dobrak Akses Rumah Warga, Pemilik Murka

- Kontributor

Kamis, 2 April 2026 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ilustrasi

Ilustrasi

Batu Bara, Langkatoday.com – Tindakan tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) dari PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lima Puluh menuai sorotan setelah diduga memaksa masuk ke sebuah rumah tanpa izin pemilik.

Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Indah Permai, Lingkungan VIII, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Kamis (26/3.

Pemilik rumah, Helmi Syam, mengaku keberatan atas tindakan petugas yang datang saat dirinya tidak berada di rumah. Ia menyebut, tim P2TL justru memaksa seorang ibu rumah tangga (IRT) yang berada di dalam rumah untuk membuka pintu.

“Saya sangat keberatan. Mereka datang tanpa menunjukkan SOP atau surat tugas, lalu memaksa masuk. Itu membuat penghuni ketakutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tagih Janji Bobby Nasution, Mahasiswa Desak Diskotek Blue Night Langkat Segera Diratakan!

Sementara itu, Niar (58), IRT yang berada di lokasi saat kejadian, mengaku sempat menolak membuka pintu karena tidak memiliki izin dari pemilik rumah.

“Saya bilang tidak berani membuka karena pemilik rumah sedang bekerja dan tidak mengizinkan siapa pun masuk. Tapi mereka terus memaksa dan memanggil agar pintu dibuka,” ungkapnya.

PLN Lima Puluh, Batu Bara

Akibat kejadian tersebut, Niar mengaku mengalami ketakutan hingga trauma.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, Helmi kemudian mendatangi kantor PLN ULP Lima Puluh di Jalan Perintis Kemerdekaan untuk menyampaikan keluhan. Namun, ia mengaku tidak mendapatkan pelayanan yang memuaskan.

“Saya disuruh menunggu di luar oleh security karena manajer tidak ada. Saya tentu kecewa,” katanya.

Baca Juga:  Viral! Guru SMK Dikeroyok Murid, Ternyata Ini Pengakuan Siswa yang Ditinju Lebih Dulu

Helmi juga menyebut sempat dihubungi perwakilan PLN Lima Puluh, yang menyampaikan bahwa tim P2TL memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tindakan memaksa masuk ke rumah tanpa izin, tanpa surat tugas, dan tanpa prosedur yang jelas tidak dapat dibenarkan.

“Apakah itu bukan pelanggaran prosedur?” tegasnya.

Ia pun meminta pihak PLN, khususnya manajemen wilayah, untuk segera mengevaluasi kinerja petugas di lapangan.

“PLN harus tegas terhadap oknum yang tidak bekerja sesuai SOP dan tidak mampu melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN ULP Lima Puluh belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WIB

10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terbaru