Viral! Guru SMK Dikeroyok Murid, Ternyata Ini Pengakuan Siswa yang Ditinju Lebih Dulu

- Kontributor

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.comInsiden pengeroyokan terhadap seorang guru Bahasa Inggris di SMK Negeri 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, terus menjadi sorotan publik. Kasus ini viral di media sosial setelah beredar sejumlah video yang memperlihatkan guru tersebut dikeroyok oleh beberapa siswa.

Seorang siswa berinisial MLP mengungkapkan, peristiwa itu tidak terjadi secara tiba-tiba. Ia mengklaim pengeroyokan dipicu oleh tindakan kekerasan yang lebih dulu dilakukan oleh sang guru, Agus Saputra. Menurut MLP, awalnya para siswa meminta Agus untuk meminta maaf karena dinilai telah menghina orang tua mereka. Namun permintaan itu tidak direspons dengan baik.

MLP menuturkan, situasi semakin memanas ketika Agus diduga mengejek para siswa dan kemudian memukul dirinya. Aksi tersebut, kata MLP, memancing emosi siswa lain hingga akhirnya terjadi pengeroyokan.

“Kalau beliau tidak meninju saya duluan, tidak akan ada pengeroyokan,” ujar MLP melalui unggahan di media sosial yang kemudian viral.

Baca Juga:  Panas! Massa Kepung DPRD Medan, Desak Pabrik Kecap Ditutup Gara-Gara Limbah

MLP juga menceritakan bahwa insiden ini bermula dari teguran yang ia lontarkan kepada teman-temannya yang ribut di kelas. Tanpa disadari, guru tersebut berada di depan kelas dan merasa tersinggung. Tak lama berselang, Agus masuk ke kelas dan diduga langsung menamparnya.

Di sisi lain, Agus Saputra mengakui sempat melakukan tindakan fisik terhadap siswa, namun ia mengklaim hal itu terjadi secara refleks setelah diteriaki dengan kata-kata yang dianggap tidak sopan. Ia menyebut tindakannya sebagai bentuk pembinaan spontan, bukan penganiayaan.

“Dia memanggil saya dengan kata yang tidak pantas. Saya refleks menampar satu kali,” ujar Agus.

Agus juga mengungkapkan bahwa sebelum pengeroyokan terjadi, sempat dilakukan mediasi. Namun situasi kembali memanas hingga akhirnya ia diserang oleh sejumlah siswa. Ia mengaku mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya dan telah menjalani visum.

Baca Juga:  Usai Dikeroyok, Pak Guru Dipindahkan dan Wajib Ikut Tes Kejiwaan

Atas kejadian tersebut, Agus resmi melaporkan para siswa ke Polda Jambi. Pihak keluarga menyebut langkah hukum diambil karena Agus merasa dirugikan secara fisik dan mental, terlebih setelah video kejadian itu menyebar luas di media sosial.

Sementara itu, perwakilan siswa melalui Ketua OSIS SMKN 3 Berbak menyampaikan permintaan maaf kepada pihak terkait. Namun mereka juga meminta agar guru yang bersangkutan dipindahkan karena dinilai sering melakukan tindakan yang dianggap menindas siswa.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian. Publik pun menanti hasil penyelidikan untuk mengetahui secara utuh kronologi dan pihak yang harus bertanggung jawab dalam peristiwa ini.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Berita Terbaru