Program Makanan Bergizi Gratis di Langkat Perlu Evaluasi Serius

- Kontributor

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday)Program makanan bergizi gratis yang diluncurkan pemerintah di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Langkat, sejatinya merupakan langkah positif dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak usia sekolah. Namun, pelaksanaan program ini di lapangan masih menyisakan sejumlah persoalan yang patut mendapat perhatian serius.

Salah satu contohnya terjadi di sebuah SD Negeri di Stabat, yang menjadi penerima manfaat program ini. Sayangnya, program yang bertujuan menyehatkan justru tidak tepat sasaran. Di sekolah tersebut, makanan yang disediakan hampir setiap hari selalu menyisakan banyak karena tidak dikonsumsi oleh para siswa. Alasannya cukup miris: makanan yang disajikan dinilai tidak layak untuk dimakan.

Baca Juga:  Menjadi Aktivis PMII, Akademisi Mengimbangi

Keluhan dari siswa dan guru menyebutkan bahwa kualitas makanan sering kali buruk, baik dari segi rasa, kebersihan, maupun kebersesuaian dengan selera dan kebutuhan anak-anak. Hal ini menjadi alarm keras bagi pihak penyelenggara, terutama vendor yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan.

Program sebagus apa pun tidak akan berdampak bila pelaksanaannya asal-asalan. Vendor seharusnya tidak hanya fokus pada pemenuhan kuantitas, tetapi juga harus menjamin kualitas. Makanan yang bergizi tidak berarti mahal, tetapi harus layak konsumsi, bersih, dan disiapkan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:  Ketika Wakil Rakyat Lupa Menjadi Teladan

Pemerintah daerah dan pihak sekolah perlu turun langsung mengevaluasi vendor terkait. Jika terbukti lalai, kontrak kerja sebaiknya dihentikan dan digantikan oleh penyedia yang lebih profesional dan peduli terhadap anak-anak.

Program makanan bergizi seharusnya menjadi penyemangat siswa untuk datang ke sekolah dan belajar lebih baik, bukan sebaliknya. Evaluasi menyeluruh dan keterlibatan semua pihak sangat diperlukan agar tujuan mulia dari program ini benar-benar tercapai.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perlahan Tapi Pasti, Langkat Tunjukkan Tren Positif dari Tahun ke Tahun
“Seikhlasnya, Tapi Ada Tarifnya”, Kisah Receh dari Puskesmas Stabat
Tanggap Darurat Diperpanjang, Wakil Rakyat Justru Mengungsi ke Luar Daerah
Tak Punya Empati! Banjir Belum Surut, Mayoritas Anggota DPRD Langkat Pergi Kunjungan Kerja
Hampir Seluruh Nahdliyin Sepakat Gus Yahya Diberhetikan sebagai Ketum PBNU
Alun-Alun Stabat yang Berubah Jadi Kolam, Cermin Buram Tata Kota Langkat
Ketika Wakil Rakyat Lupa Menjadi Teladan
Dulu Dicopot Karena Tahanan Kabur, Kini Kapolres Langkat Dituding Tutup Mata atas Skandal Besar!

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:45 WIB

Perlahan Tapi Pasti, Langkat Tunjukkan Tren Positif dari Tahun ke Tahun

Kamis, 9 April 2026 - 09:28 WIB

“Seikhlasnya, Tapi Ada Tarifnya”, Kisah Receh dari Puskesmas Stabat

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:33 WIB

Tanggap Darurat Diperpanjang, Wakil Rakyat Justru Mengungsi ke Luar Daerah

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:10 WIB

Tak Punya Empati! Banjir Belum Surut, Mayoritas Anggota DPRD Langkat Pergi Kunjungan Kerja

Sabtu, 22 November 2025 - 17:28 WIB

Hampir Seluruh Nahdliyin Sepakat Gus Yahya Diberhetikan sebagai Ketum PBNU

Berita Terbaru