Prabowo Wajibkan Bahasa Mandarin Sejak SD, Dorong Digitalisasi Sekolah

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan transformasi besar dalam sistem pendidikan nasional, dengan menitikberatkan pada penguasaan bahasa asing sejak dini serta percepatan digitalisasi ruang kelas di seluruh Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan usai meninjau hasil revitalisasi sekolah di SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4).

Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan bahwa kemampuan berbahasa global kini menjadi kebutuhan mendesak bagi generasi muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Ia menginstruksikan agar pengajaran bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin, mulai diterapkan sejak jenjang Sekolah Dasar (SD).

Baca Juga:  Dulu Teriak "Hukum Mati Koruptor", Kini Noel Harap Amnesti dari Presiden

“Anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing mulai dari SD,” tegasnya.

Menurutnya, penguasaan kedua bahasa tersebut memiliki peran strategis dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan hubungan internasional di masa depan.

Untuk mengatasi keterbatasan tenaga pengajar berkualitas, pemerintah menyiapkan strategi berbasis teknologi dengan membangun studio pusat pembelajaran di Jakarta. Melalui fasilitas ini, materi ajar dari guru-guru terbaik, termasuk penutur asli, akan direkam dan disebarluaskan secara digital ke seluruh daerah.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pemerataan kualitas pendidikan, sehingga siswa di wilayah terpencil dapat memperoleh akses pembelajaran yang setara dengan sekolah di perkotaan.

Baca Juga:  Jatam Soroti Konsesi Hutan Perusahaan Milik Prabowo di Lokasi Banjir Aceh

Selain itu, pemerintah juga mempercepat implementasi program kelas pintar (Smart Class) dengan menghadirkan perangkat digital seperti layar interaktif dan papan pintar di ruang-ruang kelas.

Presiden menargetkan peningkatan jumlah fasilitas tersebut secara bertahap di setiap sekolah.

“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart board. Targetnya setiap sekolah bisa menambah fasilitas ini,” ujarnya.

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, dengan menyeimbangkan penguasaan teknologi dan kemampuan komunikasi global.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026
Jelang Aksi 27 Agustus, Rekening Aktivis Rp80,9 Juta Ditunda, Pengamat Pertanyakan Dasar Hukumnya

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita

Berita Terbaru