Pemerintah Siapkan Rp500 Triliun untuk Proyek Tanggul Laut Raksasa Jakarta

- Kontributor

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) Pemerintah tengah mematangkan rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di kawasan pesisir Jakarta sebagai solusi jangka panjang terhadap ancaman banjir rob dan penurunan muka tanah. Proyek ini diperkirakan menelan anggaran fantastis hingga Rp500 triliun.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, proyek ini merupakan bagian dari skema besar National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang sudah lama dirancang, namun kini kembali dipacu realisasinya.

Baca Juga:  Akses Bandara Terhambat! Tol Sedyatmo Tergenang Banjir, Jasa Marga Kerahkan Pompa Tambahan

“Proyek ini sangat strategis dan membutuhkan pembiayaan besar, mencapai sekitar Rp500 triliun. Kita butuh kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta investor nasional maupun internasional,” ujar AHY dalam kunjungannya ke kawasan pesisir Jakarta Utara, Selasa (11/6).

AHY menjelaskan, pembangunan tanggul laut ini tidak hanya bertujuan menahan banjir rob, tapi juga menjadi bagian dari penataan ruang kawasan pesisir yang lebih terpadu. Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan membaginya dalam beberapa fase dan memastikan keterlibatan berbagai pihak.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya Minta Publik Tak Sering-sering Protes MBG: Demi Pertumbuhan Ekonomi

“Selain aspek teknis, kita juga ingin memastikan dampak sosial dan lingkungan bisa diminimalkan. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga perlindungan masa depan Jakarta,” tegas AHY.

Proyek tanggul laut raksasa ini kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap perubahan iklim dan penurunan muka tanah di wilayah pesisir Jakarta yang semakin parah. Pemerintah berharap, dengan percepatan proyek ini, Jakarta bisa lebih tangguh menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru