Walhi Sumut “Semprot” Polres Langkat: Penegakan Hukum Lingkungan Terburuk, Polisi Takut Mafia Mending Jadi Petani!

- Pewarta

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Bahorok, Langkatoday.com – Kritik pedas menghujam jajaran Polres Langkat terkait mandulnya penanganan aktivitas tambang pasir dan batu (Galian C) ilegal di Dusun Seleles, Desa Sematar, Kecamatan Bahorok.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara secara blak-blakan menyebut kinerja Satreskrim Polres Langkat sangat memprihatinkan dalam menindak perusak lingkungan.

Manager Advokasi dan Kampanye Walhi Sumut, Jaka Kelana Damanik, memberikan catatan merah atas kepemimpinan di wilayah hukum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapor Merah Penegakan Hukum

“Penegakan hukum lingkungan di Kabupaten Langkat merupakan salah satu yang terburuk di Sumatera Utara,” tegas Jaka dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/2).

Walhi menilai kepolisian seolah tidak berdaya, atau bahkan terkesan enggan menyentuh aktivitas Galian C yang telah menghancurkan lahan warga akibat abrasi. Jaka pun melontarkan ultimatum keras kepada para anggota polisi yang merasa tidak sanggup menghadapi mafia tambang.

Baca Juga:  AKBP David Triyo Prasojo Pamit dari Langkat: Kalau Ada yang Salah, Mohon Dimaafkan

“Apabila pihak kepolisian tidak sanggup melakukan penegakan hukum terhadap Galian C tersebut, lebih baik mundur dari institusi kepolisian dan menjadi petani saja,” serunya dengan nada tinggi.

Aroma “Bocor” dan Dugaan Beking Oknum

Kekecewaan Walhi semakin diperkuat dengan adanya dugaan “main mata” antara oknum petugas dengan pengusaha tambang. Spekulasi ini muncul setelah beredarnya video yang memperlihatkan keberadaan anggota Polsek Bahorok di lokasi sebelum tim Polres Langkat turun.

Anehnya, saat tim Polres tiba untuk melakukan penindakan, lokasi tersebut mendadak sepi seolah rencana penggerebekan telah bocor. Alat berat (ekskavator) dan truk pengangkut yang biasanya beroperasi masif hilang tanpa bekas.

Baca Juga:  Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Hantam Pohon dan Nyangkut di Teras Rumah Warga

“Tidak mungkin Galian C ilegal terus berlangsung tanpa oknum yang menjadi beking. Tidak masuk akal jika kepolisian setempat tidak mengetahui masuknya alat berat dan truk dalam rentang waktu yang panjang,” beber Jaka.

Kapolres Langkat Bungkam

Hingga berita ini diterbitkan, publik belum mendapatkan penjelasan resmi dari pimpinan kepolisian setempat. Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, dilaporkan masih bungkam seribu bahasa. Upaya konfirmasi yang dilayangkan awak media sejak Senin (2/2) lalu tidak membuahkan hasil.

Sikap diam orang nomor satu di Polres Langkat ini kian memperkuat keraguan masyarakat akan keseriusan institusi kepolisian dalam membongkar praktik kolusi di level bawah serta melindungi ekosistem di Kecamatan Bahorok dari ancaman tambang ilegal.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender
Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder, Tim Provinsi Turun Survei
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB