Kapal Rusak, Enam Nelayan Langkat Hanyut hingga Perairan Thailand

- Kontributor

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Empat nelayan asal Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara saat bersama petugas di dermaga Pulau Tarutao, Thailand.

Empat nelayan asal Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara saat bersama petugas di dermaga Pulau Tarutao, Thailand.

Stabat, Langkatoday.com – Enam nelayan asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami insiden saat melaut setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin hingga hanyut melewati perairan Malaysia dan masuk ke wilayah Thailand.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada I, Kolonel Laut (P) Wahyu Kurniawan, mengatakan kapal KMN Teratai GT 6 dilaporkan mengalami kerusakan mesin sejak Ahad (7/6). Akibatnya, kapal kehilangan kemampuan bermanuver dan terbawa arus selama lima hari.

“Akibat kerusakan itu, kapal kehilangan kemampuan manuver dan hanyut selama lima hari hingga melewati perairan Malaysia dan memasuki wilayah Thailand bersama enam awak kapal,” ujar Wahyu dalam keterangan resmi, Selasa (16/6).

Baca Juga:  Beri Perhatian Khusus kepada Remaja, Dosen dan Mahasiswa IKH Medan Lakukan Penyuluhan

Dalam upaya mencari pertolongan, dua nelayan nekat berenang menggunakan tutup fiber box penyimpanan ikan sebagai pelampung. Keduanya kemudian ditemukan dan diselamatkan oleh nelayan Malaysia sebelum akhirnya berhasil kembali ke Indonesia pada 15 Juni melalui koordinasi antar nelayan di wilayah perbatasan.

Sementara itu, empat nelayan lainnya diketahui lebih dahulu diselamatkan oleh nelayan Malaysia. Adapun kapal KMN Teratai GT 6 ditarik oleh tim patroli Angkatan Laut Thailand menuju pelabuhan terdekat di sekitar Pulau Tarutao.

Baca Juga:  Aksi Demo Berlanjut, Para Korban Banjir Tuntut Bantuan: Bupati Langkat Akui Masalah Data Penerima

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Koarmada I berkoordinasi dengan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Thailand serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Songkhla untuk mempercepat proses pemulangan empat nelayan beserta kapal mereka yang masih berada di Thailand.

Wahyu mengimbau seluruh nelayan agar selalu memastikan kondisi mesin kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta sarana komunikasi sebelum melaut guna mengurangi risiko kecelakaan di laut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru