Halalbihalal Pemkab Langkat, Ustadz Rahul Soroti Bahaya Menonjolkan Diri dan Pentingnya Persatuan

- Kontributor

Senin, 30 Maret 2026 - 20:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Kegiatan Halalbihalal Pemerintah Kabupaten Langkat yang digelar di Pendopo Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (30/3), berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara ini dihadiri langsung oleh Syah Afandin bersama jajaran pemerintah daerah serta para undangan.

Dalam kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Pd.I yang dikenal sebagai Ustadz Rahul. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, saling menghormati, serta menjauhi sikap menonjolkan diri dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam organisasi pemerintahan.

Seruan Persatuan dan Menghormati Pemimpin

Dalam ceramahnya, Ustadz Rahul mengingatkan bahwa persatuan merupakan kunci utama keselamatan suatu daerah. Ia menegaskan bahwa perpecahan umat dapat membuka celah terhadap berbagai musibah.

Sebagai ilustrasi, ia menyinggung peristiwa Tsunami Aceh 2004 sebagai refleksi pentingnya sinergi dan kekuatan bersama dalam menghadapi ujian.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menghormati imam dan pemimpin sebagai bagian dari menjaga stabilitas sosial dan keagamaan.

Baca Juga:  Sewa Kendaraan Dinas Pemkab Langkat Naik 25 Persen, Anggaran 2026 Capai Rp823,2 Juta

Metafora Pendopo: Simbol Kebersamaan

Ustadz Rahul menggunakan pendopo sebagai metafora kehidupan sosial. Ia menjelaskan bahwa bangunan tidak akan berdiri kokoh tanpa kolaborasi berbagai unsur seperti semen, pasir, dan bahan lainnya.

Namun, menurutnya, ada satu unsur penting yang kerap dilupakan, yakni air. Air berperan sebagai perekat utama, sebagaimana peran individu yang mungkin tidak terlihat, tetapi sangat menentukan dalam menjaga keharmonisan dan kekuatan sebuah komunitas.

Bahaya Sikap Menonjolkan Diri

Ia juga menyoroti fenomena sikap menonjolkan diri yang dinilai dapat merusak tatanan organisasi. Menurutnya, sikap tersebut merupakan “penyakit” yang harus dihindari karena dapat menghambat terciptanya kerja sama yang sehat.

“Setiap orang harus memahami perannya, ada yang di atas, di tengah, dan di bawah. Semua penting,” tegasnya.

Ramadan, Taubat, dan Hubungan Sosial

Dalam aspek spiritual, Ustadz Rahul mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Allah (habluminallah) dan sesama manusia (habluminannas).

Baca Juga:  HUT ke-276 Langkat: Ribuan Warga Padati Tabligh Akbar Ustaz Das’ad Latif di Alun-Alun Stabat

Ia menegaskan bahwa dosa kepada sesama manusia tidak cukup diselesaikan dengan taubat kepada Allah saja, melainkan harus disertai dengan permohonan maaf dan perbaikan hubungan secara langsung.

Jaga Orang Tua

Ceramah semakin menyentuh ketika ia menceritakan pengalaman pribadi kehilangan sang ibu pada lebaran keempat. Ia menggambarkan kehilangan tersebut sebagai hilangnya salah satu sumber doa terbesar dalam hidup.

Melalui kisah tersebut, ia berpesan kepada seluruh hadirin agar tidak menyia-nyiakan keberadaan orang tua selagi masih hidup, serta menjaga keharmonisan dalam keluarga, khususnya hubungan suami dan istri.

Kegiatan Halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIN Temukan Jejak Islam Abad ke-7 di Tapanuli Tengah, Sejarah Nusantara Bisa Berubah
Bukan Sekadar Cinta, Ini yang Harus Disiapkan Pria Sebelum Mengajukan Poligami
Langkat Kembali Berprestasi, Kafilah Raih Juara II Umum MTQ Provinsi Sumatera Utara
Sambut 1 Muharam, Siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa Jelajahi Jejak Sejarah Islam di Masjid Jaya Ar-Rahman Langkat
Masjid Al Ibrahimi di Hebron: Jejak Nabi Ibrahim yang Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun
Ribuan Warga Padati Stabat, UAS Serukan “Jihad Lawan Narkoba” di Hadapan Bupati Langkat
Jokowi Ngaku Telepon MBZ, Tanya Kapan Perang Iran Selesai
Duel Legendaris Khalid bin Walid Melawan Hormuz Panglima Persia

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:37 WIB

BRIN Temukan Jejak Islam Abad ke-7 di Tapanuli Tengah, Sejarah Nusantara Bisa Berubah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Bukan Sekadar Cinta, Ini yang Harus Disiapkan Pria Sebelum Mengajukan Poligami

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:39 WIB

Langkat Kembali Berprestasi, Kafilah Raih Juara II Umum MTQ Provinsi Sumatera Utara

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:40 WIB

Sambut 1 Muharam, Siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa Jelajahi Jejak Sejarah Islam di Masjid Jaya Ar-Rahman Langkat

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:58 WIB

Masjid Al Ibrahimi di Hebron: Jejak Nabi Ibrahim yang Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun

Berita Terbaru