Fabrizio Roman sebut Patrick Kluivert Punya Utang Judi Rp16 M dengan Mafia

- Pewarta

Selasa, 7 Januari 2025 - 06:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Jurnalis sepak bola kawakan asal Italia, Fabrizio Romano, di dalam cuitan media sosialnya menyebutkan Patrick Kluivert akan menjadi pelatih Timnas Indonesia, menggantikan Shin Tae-yong (STY) yang baru saja dipecat PSSI.

Keputusan memecat STY dari kursi posisi pelatih Timnas Indonesia langsung memicu gelombang reaksi dari para suporter dan warganet, apalagi calon penggantinya tidak memiliki pengalaman manajerial mentereng.

Fabrizio menyebut Kluivert akan dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Ia akan resmi diperkenalkan PSSI pada 12 Januari mendatang.

Kabar penunjukan Patrick Kluivert juga mendapat konfirmasi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyebut bahwa eks penyerang timnas Belanda itu adalah salah satu dari tiga kandidat yang telah diwawancarainya untuk posisi tersebut.

Meski memiliki nama besar sebagai pemain dengan reputasi striker tajam, rekam jejak Patrick Kluivert sebagai pelatih ternyata tidak sepenuhnya mulus. Riwayat kariernya bahkan sempat tercoreng oleh kasus judi yang menyeret namanya beberapa tahun lalu.

Pada 2017, laporan media Belanda De Volkskrant mengungkap bahwa Kluivert pernah dikejar-kejar oleh debt collector dari kalangan mafia akibat utang perjudian yang mencapai lebih dari satu juta euro.

Baca Juga:  Bupati Langkat Temui Massa Aksi Jalan Rusak di Selesai, Syah Afandin: Tahun Ini Kita Bangun

Utang tersebut dilaporkan terjadi dalam periode 2011 hingga 2012 ketika Kluivert bertaruh dalam pertandingan yang melibatkan tim cadangan FC Twente.

Meski secara hukum Kluivert tidak dinyatakan bersalah atau terlibat dalam pengaturan skor, pengakuannya tentang utang judi tersebut sempat menjadi sorotan.

Melalui pengacaranya, Gerard Spong, dijelaskan bahwa Kluivert bukanlah target investigasi polisi, melainkan pihak gangster yang terlibat dalam kasus itu.

Kluivert sendiri diklaim sebagai korban dan telah melunasi sebagian besar utangnya. Kendati demikian, bayang-bayang kontroversi tetap melekat pada dirinya.

Sumber: komparatif

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Terbaru