Empat Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis dari AL dan AU

- Kontributor

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Tabir gelap kasus penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, mulai terungkap.

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI resmi mengamankan empat oknum prajurit yang diduga kuat sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, mengonfirmasi bahwa para pelaku bukan berasal dari matra darat sebagaimana spekulasi yang sempat beredar di masyarakat.

Pelaku Berasal dari Matra Laut dan Udara

Dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (18/3), Mayjen Yusri menegaskan identitas matra para terduga tersangka untuk meluruskan informasi yang simpang siur.

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Terapkan WFA Saat Mudik Lebaran 2026, Berlaku 16–17 dan 25–27 Maret

“Kita ada beberapa matra, kita sampaikan, matranya dari AL (Angkatan Laut) dan AU (Angkatan Udara). Cukup ya,” tegas Mayjen Yusri di hadapan awak media.

Identitas Terduga Tersangka

Penyidik Puspom TNI saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap empat orang yang telah ditetapkan sebagai terduga tersangka. Adapun inisial para pelaku adalah:

  • NDP
  • SL
  • BHW
  • ES

Kronologi Penyerangan di Salemba

Aksi penyerangan brutal ini terjadi pada Kamis (12/3) malam WIB di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus sedang mengendarai sepeda motor seorang diri. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, dua unit sepeda motor yang dikendarai para pelaku langsung memepet korban dan menyiramkan air keras sebelum akhirnya melarikan diri dari TKP.

Baca Juga:  Geger! Mantan TNI Jadi Tentara Rusia, Status WNI Satriya Arta Kumbara Gugur Otomatis!

Pendalaman Motif

Hingga saat ini, pihak TNI belum membeberkan motif di balik penyerangan terhadap aktivis hak asasi manusia tersebut. Mayjen Yusri menyatakan bahwa tim penyidik masih mendalami keterangan para pelaku untuk mengungkap apakah aksi ini dilakukan atas inisiatif pribadi atau ada instruksi dari pihak lain.

“Empat terduga tersangka kini menjalani pemeriksaan di Puspom TNI. Penyidik secara intensif mendalami dan mencoba mengungkap motif para pelaku,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Rabu, 2 September 2026 - 04:44 WIB

8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya

Berita Terbaru